Sabtu, 17 November 2018 | 10:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Aktual Olahraga

81 pebalap hadapi etape terberat Tour de Singkarak 2018

Sabtu, 10 November 2018 - 11:56 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DdHbVq
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DdHbVq

Elshinta.com - Sebanyak 81 pebalap yang tersisa akan menghadapi rute terberat, etape tujuh balap sepeda Tour de Singkarak yang mengambil rute Padang Panjang hingga Solok Selatan pada Sabtu (10/11).

Etape tujuh TDS 2018 memiliki total panjang lintasan 194,4 km dengan tiga titik sprint di Singkarak (km 45,3), Suriah (km 129,3) dan Muara Labuh (km 161,9). Etape itu juga memiliki dua titik tanjakan terberat di balapan yaitu di Batudalam (km 86,1/ 1.516 mdpl) dan Lubuk Selasih (km 110,8/ 1.467 mdpl), keduanya memiliki kategori Hors (HC), suatu kategori tanjakan paling berat.

Dikutip Antara, pebalap Australia Jesse Ewart (Sapura Team Cycling, Malaysia) akan mempertahankan jersey kuning di dua etape yang tersisa. Sementara itu Muhammad Abdurrohman masih kokoh di klasemen pebalap Indonesia dengan jersey merah putih. "Mudah mudahan bisa (pertahankan jersey merah putih) sampai etape delapan... besok (Sabtu) saya antisipasi tanjakan HC," kata Abdurrohman usai finis etape enam, Jumat.

Di etape tujuh, jersey hijau untuk kategori sprint masih dikenakan oleh pebalap Ukraina Oleksandr Polivoda (Ningxia Sport Lottery -Lival Cycling team). Kemudian jersey polkadot untuk raja tanjakan (King of Mountain) berpindah dari tangan dari pebalap Filipina Marcelo Felipe (7 Eleven - Cliqq Roadbike Philippines) ke tangan pebalap Filipina lainnya Jonel Carcueva (Team Go For Gold).

Tim Bike Aid menyalip Thailand Continental Cycling Team di posisi puncak klasemen tim umum, sementara tim Indonesia, KFC Cycling Team membayangi keduanya di peringkat tiga. KFC Cycling Team sendiri masih berada di peringkat pertama klasemen tim Indonesia diikuti oleh PGN Road Cycling Team di peringkat dua dan Advan Customs Cycling Team di peringkat tiga.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Sebanyak 81 pebalap yang tersisa akan menghadapi rute terberat, etape tujuh balap sepeda Tour de Singkarak yang mengambil rute Padang Panjang hingga Solok Selatan pada Sabtu (10/11).

Etape tujuh TDS 2018 memiliki total panjang lintasan 194,4 km dengan tiga titik sprint di Singkarak (km 45,3), Suriah (km 129,3) dan Muara Labuh (km 161,9). Etape itu juga memiliki dua titik tanjakan terberat di balapan yaitu di Batudalam (km 86,1/ 1.516 mdpl) dan Lubuk Selasih (km 110,8/ 1.467 mdpl), keduanya memiliki kategori Hors (HC), suatu kategori tanjakan paling berat.

Dikutip Antara, pebalap Australia Jesse Ewart (Sapura Team Cycling, Malaysia) akan mempertahankan jersey kuning di dua etape yang tersisa. Sementara itu Muhammad Abdurrohman masih kokoh di klasemen pebalap Indonesia dengan jersey merah putih. "Mudah mudahan bisa (pertahankan jersey merah putih) sampai etape delapan... besok (Sabtu) saya antisipasi tanjakan HC," kata Abdurrohman usai finis etape enam, Jumat.

Di etape tujuh, jersey hijau untuk kategori sprint masih dikenakan oleh pebalap Ukraina Oleksandr Polivoda (Ningxia Sport Lottery -Lival Cycling team). Kemudian jersey polkadot untuk raja tanjakan (King of Mountain) berpindah dari tangan dari pebalap Filipina Marcelo Felipe (7 Eleven - Cliqq Roadbike Philippines) ke tangan pebalap Filipina lainnya Jonel Carcueva (Team Go For Gold).

Tim Bike Aid menyalip Thailand Continental Cycling Team di posisi puncak klasemen tim umum, sementara tim Indonesia, KFC Cycling Team membayangi keduanya di peringkat tiga. KFC Cycling Team sendiri masih berada di peringkat pertama klasemen tim Indonesia diikuti oleh PGN Road Cycling Team di peringkat dua dan Advan Customs Cycling Team di peringkat tiga.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com