Tiga bom mobil tewaskan 23 orang di Ibu Kota Somalia
Elshinta
Sabtu, 10 November 2018 - 12:17 WIB |
Tiga bom mobil tewaskan 23 orang di Ibu Kota Somalia
Polisi menyelidiki bangkai mobil hancur di lokasi serangan bom bunuh diri di pos pemeriksaan di depan basis utama pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika di ibukota Mogadishu, Somalia, Senin (2/1). Sumber foto: https://bit.ly/2JRLsiD

Elshinta.com - Sedikitnya 23 orang tewas dan beberapa orang cedera pada Jumat (9/11), dalam tiga pengeboman mobil di Ibu Kota Somalia, Moghadishu, kata beberapa pejabat gawat darurat.

Abdullahi Mohamed, seorang perwira polisi di Mogadishu, mengatakan kepada Kantor Berita Anadolu bahwa tiga ledakan terjadi di Hotel Sahafi. Ledakan tersebut lalu diikuti dengan penembakan. "Dua bom mobil bunuh diri ditujukan ke hotel itu, yang berada di dekat markas departemen penyelidikan. Beberapa menit kemudian, satu bom lagi meledak," kata Mohamed.

Korban jiwa meliputi tentara, warga sipil dan pengusaha, ia menambahkan, sebagaimana dikutip Antara dari Anadolu korban cedera segera dibawa ke rumah sakit. Ahmad Zakariya, seorang petugas penyelamat, mengatakan jumlah korban jiwa mencapai 23, termasuk sembilan anggota Ash-Shabaab.

Menurut kantor berita Somalia, enam penyerang tewas oleh pasukan keamanan, sementara tiga pengebom bunuh diri meledakkan diri mereka. Sahafi adalah hotel terkenal yang berada di jalan sibuk KM4 dan sering dikunjungi pejabat Pemerintah Somalia.

Kelompok gerilyawan Ash-Shabaab, yang berpusat di Somalia, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) dengan keras mengutuk serangan tersebut, dan kembali menyampaikan sikap yang menentang "semua bentuk terorisme dan ekstremisme dengan kekerasan".

Sekretaris Jenderal OIC Yousef Al-Othaimeen mengatakan OIC "memiliki solidaritas dengan Pemerintah Somalia dalam perang melawan terorisme".

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penjaga perdamaian PBB tewas akibat serangan di Republik Afrika Tengah
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:49 WIB
Milisi menewaskan salah satu penjaga perdamaian PBB asal Rwanda dan melukai dua personel lainnya dal...
Kelompok bersenjata culik petugas medis di Libya
Kamis, 23 April 2020 - 18:15 WIB
Dua dokter, satu perawat dan satu pembantu administrasi rumah sakit di Kota Sirte, Libya, diculik ol...
Gaji presiden dan menteri Malawi dipotong 10 persen karena corona
Minggu, 05 April 2020 - 16:50 WIB
Presiden dan para menteri anggota kabinet Malawi akan mengalami pemotongan gaji sebesar 10 persen da...
Tekan penularan COVID-19, Aljazair perpanjang jam malam
Minggu, 05 April 2020 - 16:16 WIB
Aljazair mulai Minggu akan memperpanjang aturan jam malam demi menekan penularan COVID-19, kata Perd...
Afrika Selatan konfirmasi penularan lokal COVID-19 pertama
Kamis, 12 Maret 2020 - 19:35 WIB
Afrika Selatan mengonfirmasi laporan kasus pertama penularan lokal virus corona (COVID-19), pada Kam...
Pesawat latih militer Aljazair jatuh, 2 pilot tewas
Selasa, 28 Januari 2020 - 09:10 WIB
Dua pilot militer Aljazair tewas dalam kecelakaan pesawat militer di Provinsi Oum El Bouaghi, Aljaza...
28 orang tewas akibat serangan kamp militer Tripoli
Minggu, 05 Januari 2020 - 10:40 WIB
Sedikitnya 28 orang tewas akibat serangan terhadap kamp militer di ibu kota Libya pada Sabtu sore, m...
Somalia tuduh negara asing di balik ledakan dahsyat Mogadishu
Selasa, 31 Desember 2019 - 16:36 WIB
Somalia menuduh bahwa ada negara asing yang membantu merencanakan ledakan bom pada Sabtu di Mogadish...
Batu jatuh tewaskan empat pekerja tambang emas di Afsel
Senin, 09 Desember 2019 - 07:26 WIB
Empat pekerja tambang tewas dan satu orang lagi menderita cedera berat, setelah sebuah batu terjatuh...
Kapal tenggelam di Mauritania tewaskan hingga 57 migran
Kamis, 05 Desember 2019 - 10:29 WIB
Sebanyak 57 orang tewas setelah kapal yang membawa sekitar 150 migran dari Gambia tenggelam di lepas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV