Jumat, 16 November 2018 | 11:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

JK ingatkan pentingnya kualitas `sound system` masjid

Sabtu, 10 November 2018 - 15:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Sumber foto: https://bit.ly/2JS5FVj
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Sumber foto: https://bit.ly/2JS5FVj

Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengingatkan kepada Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) untuk memperhatikan kualitas sistem suara (sound sytem) dan letak penempatan pengeras suara di masjid, karena berpengaruh pada pemahaman khotbah oleh jemaah.

"Kalau kita datang ke masjid, 80 persen waktu itu untuk mendengarkan khotbah, mendengar ceramah. Kalau ada satu jam kita di masjid, maka 40 sekian menit itu untuk mendengarkan. Jadi, fungsi mendengarkan itu hanya bisa baik kalau 'sound system'-nya baik," kata Wapres di Gedung D Kemenristekdikti Jakarta, Sabtu (10/11).

Sistem suara yang baik, menurut Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu, adalah dengan meletakan pengeras suara di sisi depan dan/atau di samping jemaah. Sehingga, suara penceramah dapat ditangkap satu arah oleh jemaah di masjid.

"Mestinya, 'speaker' ini di depan, satu arah; jangan dua arah. Lihat saja, acara-acara yang baik itu selalu satu arah saja, di depan. Atau paling dua, satu kiri dan satu di kanan. Kalau dua arah, seperti di sini, jadi berdengung di tengah," jelasnya.

JK mengatakan akibat dari kualitas sistem suara buruk di masjid adalah pesan khotbah dari penceramah agama tidak dapat dimengerti oleh jemaahnya. Sehingga 80 persen waktu mendengarkan ceramah masjid akan optimal apabila didukung oleh sistem suara yang baik, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengingatkan kepada Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) untuk memperhatikan kualitas sistem suara (sound sytem) dan letak penempatan pengeras suara di masjid, karena berpengaruh pada pemahaman khotbah oleh jemaah.

"Kalau kita datang ke masjid, 80 persen waktu itu untuk mendengarkan khotbah, mendengar ceramah. Kalau ada satu jam kita di masjid, maka 40 sekian menit itu untuk mendengarkan. Jadi, fungsi mendengarkan itu hanya bisa baik kalau 'sound system'-nya baik," kata Wapres di Gedung D Kemenristekdikti Jakarta, Sabtu (10/11).

Sistem suara yang baik, menurut Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu, adalah dengan meletakan pengeras suara di sisi depan dan/atau di samping jemaah. Sehingga, suara penceramah dapat ditangkap satu arah oleh jemaah di masjid.

"Mestinya, 'speaker' ini di depan, satu arah; jangan dua arah. Lihat saja, acara-acara yang baik itu selalu satu arah saja, di depan. Atau paling dua, satu kiri dan satu di kanan. Kalau dua arah, seperti di sini, jadi berdengung di tengah," jelasnya.

JK mengatakan akibat dari kualitas sistem suara buruk di masjid adalah pesan khotbah dari penceramah agama tidak dapat dimengerti oleh jemaahnya. Sehingga 80 persen waktu mendengarkan ceramah masjid akan optimal apabila didukung oleh sistem suara yang baik, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com