Jumat, 16 November 2018 | 11:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Event

Piala AFF 2018

Kalah dari Singapura, Bima Sakti siapkan strategi baru

Sabtu, 10 November 2018 - 16:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Timnas Indonesia melawan Singapura dalam laga Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11). Sumber foto: https://bit.ly/2OzundW
Timnas Indonesia melawan Singapura dalam laga Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11). Sumber foto: https://bit.ly/2OzundW

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia Bima Sakti mengatakan telah mempersiapkan strategi baru untuk skuadnya setelah kalah 0-1 dari Singapura dalam laga Grup B Piala AFF 2018, di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11).

Dalam pertandingan tersebut, taktik Indonesia untuk memanfaatkan lebar lapangan melalui tusukan-tusukan sayap demi menekan pertahanan Singapura dianggap tidak berjalan dengan baik. 

"Kami tidak akan bertumpu sepenuhnya lagi pada pemain sayap," ujar Bima usai laga kontra Singapura di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11), dikutip kantor berita Antara.

Pelatih berusia 42 tahun itu menyadari, variasi serangan diperlukan agar timnya tak buntu ketika berjumpa lawan dengan pertahanan ketat seperti Singapura. Hal itu dikarenakan Timnas Indonesia sangat bertumpu pada Febri Hariyadi dan Irfan Jaya dari sisi sayap untuk membongkar pertahanan lawan.

Pelatih Singapura Fandi Ahmad mengakui, dirinya dan tim sudah menganalisis permainan Indonesia melalui empat sampai lima video rekaman pertandingan. Singapura yang sudah memprediksi strategi Indonesia akhirnya mampu meredam performa skuad Garuda.

"Kami sudah mendapatkan kekuatan Indonesia sebelum pertandingan," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia Bima Sakti mengatakan telah mempersiapkan strategi baru untuk skuadnya setelah kalah 0-1 dari Singapura dalam laga Grup B Piala AFF 2018, di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11).

Dalam pertandingan tersebut, taktik Indonesia untuk memanfaatkan lebar lapangan melalui tusukan-tusukan sayap demi menekan pertahanan Singapura dianggap tidak berjalan dengan baik. 

"Kami tidak akan bertumpu sepenuhnya lagi pada pemain sayap," ujar Bima usai laga kontra Singapura di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11), dikutip kantor berita Antara.

Pelatih berusia 42 tahun itu menyadari, variasi serangan diperlukan agar timnya tak buntu ketika berjumpa lawan dengan pertahanan ketat seperti Singapura. Hal itu dikarenakan Timnas Indonesia sangat bertumpu pada Febri Hariyadi dan Irfan Jaya dari sisi sayap untuk membongkar pertahanan lawan.

Pelatih Singapura Fandi Ahmad mengakui, dirinya dan tim sudah menganalisis permainan Indonesia melalui empat sampai lima video rekaman pertandingan. Singapura yang sudah memprediksi strategi Indonesia akhirnya mampu meredam performa skuad Garuda.

"Kami sudah mendapatkan kekuatan Indonesia sebelum pertandingan," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Jumat, 16 November 2018 - 08:37 WIB
Piala AFF 2018

Timnas Indonesia bertekad raih poin di Thailand

Jumat, 16 November 2018 - 07:58 WIB
Piala AFF 2018

Timnas Indonesia matangkan taktik dan transisi permainan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com