Ini kelebihan dan kekurangan konsumsi jus seledri
Sabtu, 10 November 2018 - 17:47 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OxONUI

Elshinta.com - Selain rendah kalori, seledri juga mengandung air yang membantu melembapkan tubuh. Sayangnya, sayuran ini jika dikonsumsi dalam bentuk jus kandungan seratnya kemungkinan hilang. 

"Saya selalu merekomendasikan klien mengonsumsi sayuran utuh ketimbang membuatnya menjadi jus karena seratnya penting untuk menurunkan berat badan, meregulasi gula darah, dan mengenyangkan," kata ahli diet, Amy Shapiro dari Real Nutrition dikutip Antara dari Medical Daily, Jumat (9/11). 

Di sisi lain, terdapat sejumlah manfaat jika seledri dijadikan jus antara lain vitamin K, vitamin A, serat, folat, dan potasium yang lebih tinggi. Namun, Anda membutuhkan sekitar delapan batang ukuran sedang untuk membuat lebih dari satu cangkir jus.

Shapiro mencatat jus kaya nitrat dan memiliki sifat anti-inflamasi, bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah rendah dan kekebalan yang lebih baik.

Alasan lain untuk mengonsumsi jus adalah memastikan Anda tidak mengalami reaksi alergi atau efek samping karena kondisi kesehatan yang Anda miliki atau obat yang mungkin Anda minum. Meski demikian, hingga saat ini, belum ada penelitian pada manusia mengenai jus seledri. 

"Kami tidak memiliki gambaran kuat soal manfaatnya, tak seperti minyak zaitun dan lainnya. Hal ini berarti kami tak tahu jumlah optimal yang harus dikonsumsi, potensi risiko untuk orang-orang tertentu dan reaksi yang mungkin terjadi dengan obat dan suplemen,"  kata Cynthia Sass, ahli gizi yang berbasis di New York City.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) ...
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the L...
Jumat, 12 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Perbaikan gizi adalah salah satu upaya nyata untuk mengakhiri kemiskinan di Indo...
Kamis, 11 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Kudus Jawa Tengah meluncurkan layanan kegawatdaruratan dan ...
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyak...
Senin, 08 April 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi para peneliti Jepang menyatakan jika Anda sering buang air kec...
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit in...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com -Pasien kanker punya risiko merasakan sakit fisik lebih tinggi karena menanggung b...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com -Sebanyak 150 anak Sekolah Dasar dibersihkan telinganya di Rumah Sakit Umum Daerah...
Rabu, 27 Maret 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com -Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) J...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)