Ombudsman duga pimpinan UGM lakukan maladministrasi kasus perkosaan mahasiswi
Sabtu, 10 November 2018 - 21:27 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Gedung Ombudsman RI, Jakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2Dd5K4F

Elshinta.com - Ombudsman Republik Indonesia menduga pimpinan Universitas Gadjah Mada melakukan tindakan maladministrasi dalam penanganan kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa salah satu mahasiswi di kampus itu.

"Saya menduga ada potensi maladministrasi karena berlarutnya penundaan kasus ini," kata anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Ninik Rahayu di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY dan Jateng, Yogyakarta, Sabtu (10/11).

Menurut Ninik, seharusnya penanganan kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa salah satu mahasiswi UGM bisa diselesaikan sejak lama karena kasusnya sudah terjadi saat kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) di pertengahan 2017.

Ninik juga menilai sejumlah rekomendasi yang telah diberikan oleh tim independen yang dibentuk UGM belum sepenuhnya dijalankan oleh pihak rektorat yang mengakibatkan penanganan kasus itu berlarut hingga saat ini. "Rekomendasi (tim independen) belum dijalankan secara serius sehingga kasus itu viral setelah ada pemberitaan dari Balairung Press (Badan Pers Kampus UGM)," ucap Ninik.

Dengan munculnya kasus tersebut, ORI menilai UGM belum memberikan pelatihan kepada para dosen pendamping maupun mahasiswa mengenai upaya perilindungan saat terjadi kekerasan seksual maupun fisik di lokasi KKN.

"Ombudsman merasa perlu mendalami kasus ini karena terkait dengan sistem pendidikan kita. Ini terkait dengan masa depan anak kita yang dititipkan di UGM atau perguruan tinggi se-Indonesia," tegas dia. Demikian dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 11:32 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Kamis, 25 April 2019 - 10:03 WIB
Elshinta.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendalami keterlibatan maupun peran...
Kamis, 25 April 2019 - 07:59 WIB
Elshinta.com - Majelis hakim memvonis dua terdakwa pembunuh sopir taksi dalam jaringan (da...
Kamis, 25 April 2019 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan titik-titik rawan penyalahgu...
Kamis, 25 April 2019 - 06:51 WIB
Elshinta.com - Salah satu tim pengacara artis Vanessa Angel, Abdul Malik, meminta kepada j...
Rabu, 24 April 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan atas penetapan Direktur ...
Rabu, 24 April 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Rabu, 24 April 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Selasa, 23 April 2019 - 14:44 WIB
Elshinta.com - Majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menilai ma...
Selasa, 23 April 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham divonis 3 tahun penjara d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)