Sabtu, 17 November 2018 | 10:32 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kasdam I/BB: Generasi muda harus memiliki nasionalisme

Minggu, 11 November 2018 - 06:39 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Arsip Sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan aksi damai di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/11). Sumber foto: https://bit.ly/2T2a9gr
Arsip Sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan aksi damai di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/11). Sumber foto: https://bit.ly/2T2a9gr

Elshinta.com - Kasdam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Hasanuddin menyatakan, generasi muda sebagai calon-calon pemimpin nasional ke depan dan diharapkan harus memiliki jiwa nasionalise, serta patriotisme yang tinggi untuk dapat melaksanakan pembangunan bangsa dan negara.

"Dengan jiwa patriotisme itu, maka generasi muda tidak akan melupakan jasa-jasa dan pengorbanan para pejuang membela Kemerdekaan RI," katanya usai peringatan Hari Pahlawan 2018, di Lapangan Benteng, Medan, Sabtu (10/11) kemarin.

Melalui momentum Hari Pahlawan itu, menurut dia, generasi muda dapat menyadari bahwa pahlawan telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. "Selanjutnya tugas dan tanggung jawab generasi muda meneruskan cita-cita pahlawan untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan negara," kata Kasdam.

Ia mengatakan, segenap komponen bangsa dan elemen masyarakat dapat bersatu, dan mengajak generasi muda agar lebih mencintai bangsa dan negara. Selain itu, juga merupakan tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh bahaya narkoba.

Generasi muda, sebagai anak bangsa juga harus mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Generasi muda dapat mengambil semangat para pejuang yang tidak pernah punah atau pudar untuk merebut kemerdekaan Indonesia," ujar Kasdam, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Kasdam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Hasanuddin menyatakan, generasi muda sebagai calon-calon pemimpin nasional ke depan dan diharapkan harus memiliki jiwa nasionalise, serta patriotisme yang tinggi untuk dapat melaksanakan pembangunan bangsa dan negara.

"Dengan jiwa patriotisme itu, maka generasi muda tidak akan melupakan jasa-jasa dan pengorbanan para pejuang membela Kemerdekaan RI," katanya usai peringatan Hari Pahlawan 2018, di Lapangan Benteng, Medan, Sabtu (10/11) kemarin.

Melalui momentum Hari Pahlawan itu, menurut dia, generasi muda dapat menyadari bahwa pahlawan telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. "Selanjutnya tugas dan tanggung jawab generasi muda meneruskan cita-cita pahlawan untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan negara," kata Kasdam.

Ia mengatakan, segenap komponen bangsa dan elemen masyarakat dapat bersatu, dan mengajak generasi muda agar lebih mencintai bangsa dan negara. Selain itu, juga merupakan tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh bahaya narkoba.

Generasi muda, sebagai anak bangsa juga harus mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Generasi muda dapat mengambil semangat para pejuang yang tidak pernah punah atau pudar untuk merebut kemerdekaan Indonesia," ujar Kasdam, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Sabtu, 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Sabtu, 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Sabtu, 17 November 2018 - 08:39 WIB

Presiden menuju Papua Nugini untuk hadiri KTT APEC

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com