PBNU minta guru madrasah hindari propaganda berkedok agama
Minggu, 11 November 2018 - 06:50 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2vT7Jt0

Elshinta.com - Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid Mas'udi meminta seluruh guru madrasah tidak menyebarkan propaganda berkedok agama menjelang Pemilihan Umum Presiden 2019.

"Tahun politik sering diiringi dengan berbagai macam propaganda yang di antaranya bertopeng agama. Hal ini menyebabkan pemanasan suasana politik dan keagamaan di negeri ini," katanya di Bekasi.

Hal itu dikatakannya dalam agenda diskusi dengan para guru madrasah se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, di Hotel Amarossa, Bekasi, Sabtu (10/11) malam.

Para guru madrasah diminta tidak ikut menyebarkan pesimisme dan ketakutan kepada pelajar dan umat islam pada umumnya yang berkaitan dengan kabar bohong.

Dalam acara yang bertajuk "Wawasan kebangsaan dan moderasi Islam" ini, cendekiawan muslim ini mengungkap sebagian umat Islam terkesan tidak menampakkan kelembutan sebagaimana ajaran `khairu ummah` yang diserukan oleh Rasulullah. "Karena alasan tertentu, prinsip `umat terbaik` itu justru dikikis oleh umat Islam sendiri dengan melakukan perilaku-perilaku yang jauh dari prinsip ajaran Islam," katanya, dikutip Antara.

Bahkan saat ini, kata Masdar, oknum tersebut tak segan menyebarkan pesimisme, ketidakpuasan bahkan kemarahan terhadap situasi yang ada saat ini dengan mengibarkan simbol agama. "Hal ini menciptakan rasa cemas dan apatisme yang ujung-ujungnya dapat dimobilisasi untuk kepentingan pihak tertentu," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 26 April 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema menjelaskan penyebab dua organis...
Jumat, 26 April 2019 - 10:13 WIB
Elshinta.com - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2019, pemerintah memastikan ketersediaan dan ...
Jumat, 26 April 2019 - 09:35 WIB
Elshinta.com - Nantinya, proyek-proyek pengerjaan dan perbaikan infrastruktur di jalur Pan...
Jumat, 26 April 2019 - 09:19 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai keputusan penonaktifan sement...
Jumat, 26 April 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com - Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eka Jusup Sin...
Jumat, 26 April 2019 - 08:17 WIB
Elshinta.com - Sekitar 8,44 juta kendaraan yang terdiri dari 3,76 juta kendaraan pribadi d...
Jumat, 26 April 2019 - 07:55 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuka lima ru...
Jumat, 26 April 2019 - 07:12 WIB
Elshinta.com - Operasional Terminal Keberangkatan Domestik, Bandara Internasional I Gusti ...
Jumat, 26 April 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan mulai menyosialisasik...
Kamis, 25 April 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa nilar tuka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)