Jumat, 16 November 2018 | 17:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Puan Maharani: Bantuan sosial harus mampu ciptakan kemandirian ekonomi

Minggu, 11 November 2018 - 08:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menko PMK, Puan Maharani. Sumber foto: https://bit.ly/2zq03QS
Menko PMK, Puan Maharani. Sumber foto: https://bit.ly/2zq03QS

Elshinta.com - Menko PMK, Puan Maharani, menegaskan, bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah harus benar-benar bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ke depan diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi keluarga.

“Harapannya penerima PKH itu bisa mengelola uang yang diterima agar keluarga semakin mandiri, salah satunya dimanfaatkan sebagai modal usaha," ujar dia, dalam siaran pers yang diterima, di Jakarta, Minggu (11/11).

Hal itu dia bilang saat silaturahmi dengan para penerima manfaat bantuan sosial ini, di pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam kunjungan itu, dia juga mendengarkan langsung suara masyarakat yang sejak empat tahun terakhir menikmati bantuan sosial dari pemerintah. 

Khusus untuk bantuan tunjangan profesi guru, dia mengatakan, soal besaran tunjangan guru dan penambahannya akan dibahas lebih lanjut, termasuk dengan usulan bantuan perumahan untuk guru. “Semuanya akan kami bahas dulu tetapi yang sekarang sudah ada, semoga dapat terus menunjang kebutuhan sehari-hari para guru di sini,” katanya lagi.

Pada ajang silaturahmi di Kabupaten Klaten ini, dia memberikan bantuan berupa Program Keluarga Harapan kepada 300 Keluarga Penerima Manfaat, Kartu Indonesia Pintar kepada 500 penerima, dan 50 guru pendamping (masing-masing jenjang 125 siswa: SD, SMP, SMA, dan SMK).

Juga bantuan untuk PAUD dan Pendidikan Masyarakat, tunjangan guru kepada 100 orang perwakilan guru penerima; dan bantuan pendidikan dari pemerintah kepada 100 kepala satuan pendidikan berupa renovasi sekolah, peralatan laboratorium sains dan bahasa, dan lain-lain. Ia juga memberikan bantuan 500 kg makanan tambaha kepada para ibu hamil dan 500 kg untuk balita, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Megapolitan | 16 November 2018 - 16:27 WIB

Sudinhub Jakpus tuntaskan titik macet pada 2019

Elshinta.com - Menko PMK, Puan Maharani, menegaskan, bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah harus benar-benar bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ke depan diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi keluarga.

“Harapannya penerima PKH itu bisa mengelola uang yang diterima agar keluarga semakin mandiri, salah satunya dimanfaatkan sebagai modal usaha," ujar dia, dalam siaran pers yang diterima, di Jakarta, Minggu (11/11).

Hal itu dia bilang saat silaturahmi dengan para penerima manfaat bantuan sosial ini, di pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam kunjungan itu, dia juga mendengarkan langsung suara masyarakat yang sejak empat tahun terakhir menikmati bantuan sosial dari pemerintah. 

Khusus untuk bantuan tunjangan profesi guru, dia mengatakan, soal besaran tunjangan guru dan penambahannya akan dibahas lebih lanjut, termasuk dengan usulan bantuan perumahan untuk guru. “Semuanya akan kami bahas dulu tetapi yang sekarang sudah ada, semoga dapat terus menunjang kebutuhan sehari-hari para guru di sini,” katanya lagi.

Pada ajang silaturahmi di Kabupaten Klaten ini, dia memberikan bantuan berupa Program Keluarga Harapan kepada 300 Keluarga Penerima Manfaat, Kartu Indonesia Pintar kepada 500 penerima, dan 50 guru pendamping (masing-masing jenjang 125 siswa: SD, SMP, SMA, dan SMK).

Juga bantuan untuk PAUD dan Pendidikan Masyarakat, tunjangan guru kepada 100 orang perwakilan guru penerima; dan bantuan pendidikan dari pemerintah kepada 100 kepala satuan pendidikan berupa renovasi sekolah, peralatan laboratorium sains dan bahasa, dan lain-lain. Ia juga memberikan bantuan 500 kg makanan tambaha kepada para ibu hamil dan 500 kg untuk balita, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com