Puan Maharani: Bantuan sosial harus mampu ciptakan kemandirian ekonomi
Minggu, 11 November 2018 - 08:28 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Menko PMK, Puan Maharani. Sumber foto: https://bit.ly/2zq03QS

Elshinta.com - Menko PMK, Puan Maharani, menegaskan, bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah harus benar-benar bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ke depan diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi keluarga.

“Harapannya penerima PKH itu bisa mengelola uang yang diterima agar keluarga semakin mandiri, salah satunya dimanfaatkan sebagai modal usaha," ujar dia, dalam siaran pers yang diterima, di Jakarta, Minggu (11/11).

Hal itu dia bilang saat silaturahmi dengan para penerima manfaat bantuan sosial ini, di pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam kunjungan itu, dia juga mendengarkan langsung suara masyarakat yang sejak empat tahun terakhir menikmati bantuan sosial dari pemerintah. 

Khusus untuk bantuan tunjangan profesi guru, dia mengatakan, soal besaran tunjangan guru dan penambahannya akan dibahas lebih lanjut, termasuk dengan usulan bantuan perumahan untuk guru. “Semuanya akan kami bahas dulu tetapi yang sekarang sudah ada, semoga dapat terus menunjang kebutuhan sehari-hari para guru di sini,” katanya lagi.

Pada ajang silaturahmi di Kabupaten Klaten ini, dia memberikan bantuan berupa Program Keluarga Harapan kepada 300 Keluarga Penerima Manfaat, Kartu Indonesia Pintar kepada 500 penerima, dan 50 guru pendamping (masing-masing jenjang 125 siswa: SD, SMP, SMA, dan SMK).

Juga bantuan untuk PAUD dan Pendidikan Masyarakat, tunjangan guru kepada 100 orang perwakilan guru penerima; dan bantuan pendidikan dari pemerintah kepada 100 kepala satuan pendidikan berupa renovasi sekolah, peralatan laboratorium sains dan bahasa, dan lain-lain. Ia juga memberikan bantuan 500 kg makanan tambaha kepada para ibu hamil dan 500 kg untuk balita, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 26 April 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema menjelaskan penyebab dua organis...
Jumat, 26 April 2019 - 10:13 WIB
Elshinta.com - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2019, pemerintah memastikan ketersediaan dan ...
Jumat, 26 April 2019 - 09:35 WIB
Elshinta.com - Nantinya, proyek-proyek pengerjaan dan perbaikan infrastruktur di jalur Pan...
Jumat, 26 April 2019 - 09:19 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai keputusan penonaktifan sement...
Jumat, 26 April 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com - Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eka Jusup Sin...
Jumat, 26 April 2019 - 08:17 WIB
Elshinta.com - Sekitar 8,44 juta kendaraan yang terdiri dari 3,76 juta kendaraan pribadi d...
Jumat, 26 April 2019 - 07:55 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuka lima ru...
Jumat, 26 April 2019 - 07:12 WIB
Elshinta.com - Operasional Terminal Keberangkatan Domestik, Bandara Internasional I Gusti ...
Jumat, 26 April 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan mulai menyosialisasik...
Kamis, 25 April 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa nilar tuka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)