Sabtu, 17 November 2018 | 10:32 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Pemkot Bekasi akan pindahkan galeri UMKM

Minggu, 11 November 2018 - 09:38 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DwfrfJ
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DwfrfJ

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan memindahkan Galeri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari lantai dasar gedung perkantoran pemkot.

"Hasil rapat kerja bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) beberapa waktu lalu, salah satu kesepakatannya adalah mendirikan galeri sebagai tempat penyimpanan hasil kerajinan di Kota Bekasi," kata Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Perdagangan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Sofyan Hadi, di Bekasi.

Menurut dia, Galeri UMKM yang kini ada di Gedung 10 Lantai Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Bekasi Selatan, representatif secara tempat, tetapi kurang menjangkau konsumen.

Alasannya, galeri eksisting saat ini berada di dalam perkantoran Pemkot Bekasi menempati area lobi Pemkot Bekasi tanpa petunjuk arah dari jalan utama serta papan penamaan. "Sebelumnya, kita sudah merencanakan pada tahun 2016 untuk membuat Sentra Kerajinan Kota Bekasi bagi pelaku usaha dan para perajin, bahkan itu sudah ada anggarannya," katanya, dikutip Antara.

Namun prosesnya terkendala oleh lahan yang ada di kawasan sentra niaga Summarecon Bekasi karena relatif sempit. Pihaknya pun memutuskan untuk tidak membeli bangunan di kawasan itu dan memilih mencari lahan lain untuk dibangun sebagai galeri yang baru. "Saat ini kami masih petakan sejumlah kawasan di Kota Bekasi yang sekiranya representatif dijadikan galeri UMKM, minimal mudah diakses dari gerbang tol," katanya.

Rencananya, galeri tersebut akan dikelola bersama Dekranasda Kota Bekasi untuk memasarkan seluruh produksi kerajinan tradisional dan modern.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan memindahkan Galeri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari lantai dasar gedung perkantoran pemkot.

"Hasil rapat kerja bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) beberapa waktu lalu, salah satu kesepakatannya adalah mendirikan galeri sebagai tempat penyimpanan hasil kerajinan di Kota Bekasi," kata Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Perdagangan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Sofyan Hadi, di Bekasi.

Menurut dia, Galeri UMKM yang kini ada di Gedung 10 Lantai Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Bekasi Selatan, representatif secara tempat, tetapi kurang menjangkau konsumen.

Alasannya, galeri eksisting saat ini berada di dalam perkantoran Pemkot Bekasi menempati area lobi Pemkot Bekasi tanpa petunjuk arah dari jalan utama serta papan penamaan. "Sebelumnya, kita sudah merencanakan pada tahun 2016 untuk membuat Sentra Kerajinan Kota Bekasi bagi pelaku usaha dan para perajin, bahkan itu sudah ada anggarannya," katanya, dikutip Antara.

Namun prosesnya terkendala oleh lahan yang ada di kawasan sentra niaga Summarecon Bekasi karena relatif sempit. Pihaknya pun memutuskan untuk tidak membeli bangunan di kawasan itu dan memilih mencari lahan lain untuk dibangun sebagai galeri yang baru. "Saat ini kami masih petakan sejumlah kawasan di Kota Bekasi yang sekiranya representatif dijadikan galeri UMKM, minimal mudah diakses dari gerbang tol," katanya.

Rencananya, galeri tersebut akan dikelola bersama Dekranasda Kota Bekasi untuk memasarkan seluruh produksi kerajinan tradisional dan modern.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Sabtu, 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Sabtu, 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Sabtu, 17 November 2018 - 08:39 WIB

Presiden menuju Papua Nugini untuk hadiri KTT APEC

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com