Jalan utama penghubung Bandung-Cianjur Selatan terputus
Minggu, 11 November 2018 - 11:14 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Jalur Selatan Cianjur-Bandung terputus akibat longsor. Sumber foto: https://bit.ly/2z6yPvI

Elshinta.com - Jalan utama penghubung Bandung-Cianjur Selatan, Jawa Barat, terputus akibat longsor yang menutupi jalan sepanjang 20 meter setelah tebing setinggi 15 meter di pinggir jalan ambruk.

Ambruknya tebing Citatang setinggi 15 meter di Kampung Cigarogol, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, seiring turunnya hujan dengan intensitas tinggi dan lama, sehingga tebing ambruk dengan material menutup landasan jalan.

"Saya tidak tahu persis, namun saat hendak melintas menuju Bandung dari Cianjur, landasan jalan sudah tertutup longsor dengan panjang hampir 20 meter dengan ketinggian material menutup jalan setinggi empat meter," kata Hasan (37) pengguna jalan pada wartawan Minggu (11/11).

Akibatnya puluhan kendaraan yang sebagian besar membawa hasil bumi untuk dijual ke Bandung tepatnya ke Pasar Caringin-Bandung, tidak dapat melintas. Hingga saat ini aparat desa, kecamatan dan warga sekitar berusaha menyingkirkan material longsor.

"Harapan kami jalan dapat kembali dilalui dan dinas terkait segera menurunkan alat berat agar jalan dapat dibuka karena saat ini upaya menyingirkan material longsor hanya mengunakan alat seadanya," kata Hasan.

Kapolsek Naringgul melalui anggotanya Aiptu Heri Sobari mengatakan, upaya menyingkirkan material longsor langsung dilakukan berbagai pihak ketika mendapat laporan dari warga putusnya jalur Cianjur-Bandung untuk kesekian kalinya akibat longsor.

"Longsoran tanah bercampur batu dan pohon berbagai ukuran menutup akse jalan nasional yang menghubungkan Cianjur-Bandung, di Kampung Cigarogol, Desa Naringgul, akibat hujan yang turun deras selama hampir 12 jam," katanya.

Pihaknya sudah berkordinasi dengan PU Binamarga agar segera menurunkan alat berat guna membuka kembali akses utama penghubung antar kabupaten itu karena selama ini jalan tersebut merupakan akses yang cukup padat terutama menjelang malam.

"Setiap sore hingga malam jalur tersebut merupakan jalur utama warga untuk menjual hasil bumi ke Bandung dan kota lain di luar Cianjur. Kami sudah berkordinasi dengan Binamarga untuk mengirim alat berat," katanya, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 21:16 WIB
Elshinta.com - Tim SAR gabungan Jayapura belum berhasil menemukan Abdul Halim (49) warga D...
Selasa, 22 Januari 2019 - 18:33 WIB
Elshinta.com - Rumah indekost di Jalan Simpang Ijen, Kota Malang, Jawa Timur digegerkan de...
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:55 WIB
Elshinta.com - Warga Waringin Jaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor digemparkan dengan penemua...
Selasa, 22 Januari 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Sebanyak delapan orang warga asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilapo...
Senin, 21 Januari 2019 - 08:26 WIB
Elshinta.com - Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Tomang Utara I, Toma...
Minggu, 20 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kapal motor penyeberangan di Sungai Kapuas, Nanga Seberuang, Kecamatan Semi...
Minggu, 20 Januari 2019 - 10:29 WIB
Elshinta.com - Satuan Reskrim Polres Jayawijaya menyelidiki kasus mayat yang ditemukan di ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:38 WIB
Elshinta.com - Banjir yang melanda Kota Pamekasan, Jawa Timur akibat hujan deras yang terj...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:53 WIB
Elshinta.com - Empat orang meninggal dunia karena kesetrum saat terjadi banjir genangan se...
Jumat, 18 Januari 2019 - 11:05 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)