Dishub berikan toleransi angkutan batubara Muaraenim
Minggu, 11 November 2018 - 12:12 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Jalur Khusus Batubara. Sumber foto: https://bit.ly/2OEWx7g

Elshinta.com - Dinas Perhubungan Sumatera Selatan masih memberikan toleransi terhadap angkutan batubara jalur Kabupaten Muaraenim-Lahat terutama stasiun pengisian hasil tambang tersebut.

Berdasarkan surat edaran Dishub Sumsel yang diterima di Palembang, Minggu (11/11), menyatakan angkutan batubara dari Muaraenim-Lahat masih diberi toleransi.

Namun angkutan batubara tersebut diberi waktu operasional pada malam hari, kata Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Nelson Firdaus.

"Kita beri waktu mulai pukul 18.00 WIB hingga 05.00 WIB," kata dia, dikutip Antara.

Ia melanjutkan, diberi waktu kendaraan pengangkut batubara pada malam hari itu supaya tidak mengganggu arus lalulintas Muaraenim menuju Lahat dan sebaliknya.

Memang, kata dia, jarak antara Muaraenim menuju Lahat tidak terlalu jauh bahkan lokasi batubara tersebut berbatasan.

Oleh karena itu pihaknya memberikan toleransi bagi angkutan batubara di dua kabupaten tersebut untuk operasional pada malam hari.

Memang untuk kendaraan angkutan batubara menuju Palembang tidak diperbolehkan lagi. Hal itu sesuai dengan peraturan gubernur bahwa mulai tanggal 8 November semua kendaraan hasil tambang tersebut tidak diperbolehkan lagi melalui jalan umum, ujar dia.

"Semua kendaraan angkutan batubara harus melalui jalan khusus yakni Sirvo sesuai dengan aturan tersebut," kata dia.

Sebelumnya Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumsel Robert Heri mengatakan, jalan khusus itu siap digunakan kendaraan angkutan batubara.

"Jadi semua kendaraan batubara tidak boleh lagi melalui jalan umum yang tujuan ke Palembang," tambah dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com -Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan 72,4 persen jalan di provinsi ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sangat kecewa atas sikap Uni Eropa dalam meng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)