Kamis, 15 November 2018 | 12:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

BNNK Waykanan apresiasi polres tes urine personelnya

Minggu, 11 November 2018 - 12:49 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PmRTjL
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PmRTjL

Elshinta.com - Kepala BNN Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, AKBP Taufik BM Tohir memberikan apresiasi kepada Polres Waykanan yang telah melakukan tes urine terhadap seluruh personelnya.

Dengan tes urine yang telah dilakukan pada Sabtu (10/11), ia mengatakan, dapat memberikan peringatan khusus kepada para anggota bahwa setiap anggota polres wajib bersih dari narkoba, jangan sampai aparat kepolisian menangkap masyarakat yang menjual dan mengkonsumsi narkoba, tetapi anggota polres juga menggunakan narkoba.

"Harus bisa memberikan contoh dan arahan yang baik kepada masyarakat. Jangan sampai kita nangkap bandar narkoba tapi kita menggunakan narkoba kan tidak pantas sebagai aparat penegak hukum," kata dia Ahad. 

Selain itu, setiap anggota kepolisian juga harus terbebas dari narkoba karena itu yang menunjukkan integritas seorang petugas aparat hukum dalam menegakkan kebenaran.

"Setiap anggota yang terindikasi menggunakan narkoba maka harus diberikan sanksi tegas bahkan sampai pemberhentian," ungkapnya.

Taufik mengharapkan dengan adanya tes urine ini tidak ada anggota polres yang terkena kasus narkoba dan dapat dilakukan tes secara berkala yakni dalam kurun waktu enam bulan sekali.

Pada Sabtu (10/11) Polres Waykanan melakukan tes urine kepada 113 personelnya dan pelaksanaannya dilakukan di Gedung Serba Guna Pesat Gatra Polres Waykanan.

"Kita lakukan tes urine kepada seluruh anggota pagar tidak ada lagi anggota yang terkena narkoba," kata Kapolres Waykanan AKBP Andy Siswantoro.

Menurutnya, pelaksanaan tes urine secara mendadak ini guna mendeteksi dini para anggota dalam rangka menciptakan anggota yang bebas dari narkoba.

Selain itu, pengetesan urine ini adalah refleksi keseriusan Polres Waykanan untuk memberantas peredaran narkoba.

"Sebelum polisi melakukan upaya penindakan, dia harus bersih terlebih dahulu dari pengaruh narkoba. Dan ini sebagai wujud komitmen serius untuk memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Waykanan," katanya.

Andy menjelaskan, para anggota kepolisian untuk dapat mengambil tindakan tegas terhadap bandar-bandar narkoba dan pelaku kejahatan. Karena dampak dari narkoba sangat berbahaya khususnya bagi usia remaja dan anak-anak.

"Anggota kepolisian agar jangan takut bertindak dan jangan mencoba membekingi bandar narkoba apalagi mengonsumsi narkoba, jika sampai kedapatan dan terbukti maka anggota itu akan langsung diberikan sanksi tegas. Termasuk sampai pemecatan," kata dia, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Elshinta.com - Kepala BNN Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, AKBP Taufik BM Tohir memberikan apresiasi kepada Polres Waykanan yang telah melakukan tes urine terhadap seluruh personelnya.

Dengan tes urine yang telah dilakukan pada Sabtu (10/11), ia mengatakan, dapat memberikan peringatan khusus kepada para anggota bahwa setiap anggota polres wajib bersih dari narkoba, jangan sampai aparat kepolisian menangkap masyarakat yang menjual dan mengkonsumsi narkoba, tetapi anggota polres juga menggunakan narkoba.

"Harus bisa memberikan contoh dan arahan yang baik kepada masyarakat. Jangan sampai kita nangkap bandar narkoba tapi kita menggunakan narkoba kan tidak pantas sebagai aparat penegak hukum," kata dia Ahad. 

Selain itu, setiap anggota kepolisian juga harus terbebas dari narkoba karena itu yang menunjukkan integritas seorang petugas aparat hukum dalam menegakkan kebenaran.

"Setiap anggota yang terindikasi menggunakan narkoba maka harus diberikan sanksi tegas bahkan sampai pemberhentian," ungkapnya.

Taufik mengharapkan dengan adanya tes urine ini tidak ada anggota polres yang terkena kasus narkoba dan dapat dilakukan tes secara berkala yakni dalam kurun waktu enam bulan sekali.

Pada Sabtu (10/11) Polres Waykanan melakukan tes urine kepada 113 personelnya dan pelaksanaannya dilakukan di Gedung Serba Guna Pesat Gatra Polres Waykanan.

"Kita lakukan tes urine kepada seluruh anggota pagar tidak ada lagi anggota yang terkena narkoba," kata Kapolres Waykanan AKBP Andy Siswantoro.

Menurutnya, pelaksanaan tes urine secara mendadak ini guna mendeteksi dini para anggota dalam rangka menciptakan anggota yang bebas dari narkoba.

Selain itu, pengetesan urine ini adalah refleksi keseriusan Polres Waykanan untuk memberantas peredaran narkoba.

"Sebelum polisi melakukan upaya penindakan, dia harus bersih terlebih dahulu dari pengaruh narkoba. Dan ini sebagai wujud komitmen serius untuk memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Waykanan," katanya.

Andy menjelaskan, para anggota kepolisian untuk dapat mengambil tindakan tegas terhadap bandar-bandar narkoba dan pelaku kejahatan. Karena dampak dari narkoba sangat berbahaya khususnya bagi usia remaja dan anak-anak.

"Anggota kepolisian agar jangan takut bertindak dan jangan mencoba membekingi bandar narkoba apalagi mengonsumsi narkoba, jika sampai kedapatan dan terbukti maka anggota itu akan langsung diberikan sanksi tegas. Termasuk sampai pemecatan," kata dia, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Kamis, 15 November 2018 - 10:59 WIB

Rupiah terapresiasi sentimen positif dalam negeri

Kamis, 15 November 2018 - 10:48 WIB

IHSG menguat seiring terjaganya fluktuasi rupiah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com