Kamis, 15 November 2018 | 12:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden terima penganugerahan `Pini Sepuh` paguyuban pasundan

Minggu, 11 November 2018 - 13:22 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Jokowi terima penganugerahan
Jokowi terima penganugerahan "Pini Sepuh" Paguyuban Pasundan. Sumber foto: https://bit.ly/2T4aZtc

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menerima penganugerahan `Pini Sepuh` Paguyuban Pasundan pada Minggu (11/11) pagi.

"Pini sepuh itu berisi orang-orang yang penuh pengabdian dan berjasa bagi bangsa dan negara," kata Ketua Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi, saat acara Penganugerahan Presiden sebagai Pini Sepuh Paguyuban Pasundan di Kantor Paguyuban Pasundan, Bandung.

Presiden tiba di halaman gedung yang berada di sisi Jalan Sumatera sekitar pukul 09.00 WIB.

Sejumlah masyarakat dan mahasiswa-mahasiswi Universitas Pasundan pun menyambut kedatangan Jokowi.

Beberapa kesenian khas Pasundan juga ditampilkan antara lain musik gendang, angklung dan tari merak.

Penganugerahan itu dilakukan dengan menyematkan kujang emas di pakaian beskap Presiden Jokowi.

Presiden pun mengapresiasi penganugerahan Pini Sepuh itu sebagai kehormatan yang luar biasa.

"Saya merasa seperti di rumah sendiri, karena warga Bandung sangat ramah, sangat terbuka selama saya di Bandung yang ramah, sangat terbuka. Di Jawa Barat juga sama, sangat ramah sangat terbuka," kata Presiden dalam sambutannya, dikutip Antara.

Beberapa tokoh yang hadir pada acara tersebut antara lain mantan gubernur Jawa Barat Solihin GP atau Mang Ihin, dan politisi Golkar Ginandjar Kartasasmita.

Selain itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga pernah diberi penganugerahan Pini Sepuh pada Agustus 2015 oleh Paguyuban Pasundan yang didirikan pada 1913 tersebut.

Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menerima penganugerahan `Pini Sepuh` Paguyuban Pasundan pada Minggu (11/11) pagi.

"Pini sepuh itu berisi orang-orang yang penuh pengabdian dan berjasa bagi bangsa dan negara," kata Ketua Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi, saat acara Penganugerahan Presiden sebagai Pini Sepuh Paguyuban Pasundan di Kantor Paguyuban Pasundan, Bandung.

Presiden tiba di halaman gedung yang berada di sisi Jalan Sumatera sekitar pukul 09.00 WIB.

Sejumlah masyarakat dan mahasiswa-mahasiswi Universitas Pasundan pun menyambut kedatangan Jokowi.

Beberapa kesenian khas Pasundan juga ditampilkan antara lain musik gendang, angklung dan tari merak.

Penganugerahan itu dilakukan dengan menyematkan kujang emas di pakaian beskap Presiden Jokowi.

Presiden pun mengapresiasi penganugerahan Pini Sepuh itu sebagai kehormatan yang luar biasa.

"Saya merasa seperti di rumah sendiri, karena warga Bandung sangat ramah, sangat terbuka selama saya di Bandung yang ramah, sangat terbuka. Di Jawa Barat juga sama, sangat ramah sangat terbuka," kata Presiden dalam sambutannya, dikutip Antara.

Beberapa tokoh yang hadir pada acara tersebut antara lain mantan gubernur Jawa Barat Solihin GP atau Mang Ihin, dan politisi Golkar Ginandjar Kartasasmita.

Selain itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga pernah diberi penganugerahan Pini Sepuh pada Agustus 2015 oleh Paguyuban Pasundan yang didirikan pada 1913 tersebut.

Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Kamis, 15 November 2018 - 10:59 WIB

Rupiah terapresiasi sentimen positif dalam negeri

Kamis, 15 November 2018 - 10:48 WIB

IHSG menguat seiring terjaganya fluktuasi rupiah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com