Bank Dunia bantu PAUD di Kabupaten
Minggu, 11 November 2018 - 17:49 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2z2UzZm

Elshinta.com - Bank Dunia membantu peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Demikian disampaikan Perwakilan World Bank, Titi Hardianti di Kayuagung, Minggu (11/11).

Ia mengatakan, kabupaten OKI terpilih bersama 25 kabupaten lainnya di Indonesia untuk menjalankan program program peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

"Program ini bertujuan meningkatkan kualitas PAUD di desa-desa, dengan memberikan pelatihan berstandar nasional kepada guru," kata dia.

Ia mengatakan Bank Dunia menilai kualitas pedidikan di tingkat PAUD harus berkualitas karena perode ini sangat penting dalam kaitannya pembentukan karakter SDM.

"Jika pola yang diterapkan sudah benar, maka bukan hal yang mustahil jika anak-anak ini nantinya bisa keluar dari kemiskinan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik," kata dia.

Anak-anak yang mendapatkan pendidikan usia dini akan memperlihatkan perkembangan sosio-emosional dan kognitif yang lebih baik dibanding anak-anak yang tidak terakses PAUD.

Dalam kaitannya dengan pemerintah, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan pendidikan usia dini di desa akan membantu pemerintah mencerahkan masa depan generasi mudanya, terutama untuk mereka yang tinggal di daerah pedesaan.

Program baru ini sendiri merupakan gabungan tiga program pemerintah, yaitu program Generasi Sehat Cerdas dibawah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan program peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten, OKI Husin menyambut baik bantuan dari pemerintah pusat serta sokongan Bank Dunia mengingat pembangunan Sumber Daya Manusia sejak usia dini menjadi prioritas pemerintah kabupaten dengan mengusung semangat Satu Desa, Satu PAUD.

"Program ini sudah dijalankan sejak 2016, dan mendapatkan sokongan dari berbagai pihak, seperti dari PT OKI Pulp And Paper," kata dia demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com -Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan 72,4 persen jalan di provinsi ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sangat kecewa atas sikap Uni Eropa dalam meng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)