GAPMMI galang bantuan untuk pulihkan Lombok
Minggu, 11 November 2018 - 16:20 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xT2Gal

Elshinta.com - Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menggalang bantuan untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kami ikut terpanggil untuk menggalang aksi membantu Lombok dengan melibatkan anggota-anggota GAPMMI yang ikut peduli, serta bersinergi dengan beberapa kementerian dan institusi diantaranya Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian dan BPOM serta sejumlah komunitas," ujar Ketua Umum GAPMMI, Adhi S Lukman, di Jakarta, Minggu (11/11).

Ia menjelaskan sepanjang Agustus hingga September 2018, setidaknya lebih dari 2.000 gempa terjadi di Lombok. Dari kejadian tersebut, korban meninggal dunia mencapai lebih dari 500 jiwa, dan korban luka sebanyak lebih dari 1.500 jiwa. Rumah yang mengalami rusak berat akibat kejadian tersebut lebih dari 160.000 unit.

"Kejadian ini tentunya meninggalkan trauma yang dalam. Untuk itu kami mendorong para anggota kami untuk membantu pemulihan di Lombok," imbuh dia.

Ia juga mengajak lebih banyak lagi perusahaan makanan dan minuman untuk ikut membantu pemulihan Lombok. Salah satu anggota GAPMMI yang ikut mendukung aksi peduli korban gempa Lombok adalah AICE yang mendonasikan dana Rp1 miliar.

"Kami merasa prihatin dengan korban gempa di Lombok, yang saat ini masih dalam tahap pemulihan hingga saat ini," kata Manajer Aice Group, Sylvana Zhong.

Sylvana berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban para korban gempa di Lombok. Menurut Sylvana, korban gempa perlu bangkit setelah bencana.

Kepala Bidang Kesejahteraan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Poppy Alia,menyambut baik kepedulian GAPMMI dan anggotanya yang melakukan aksi mendukung korban bencana gempa bumi di Lombok. Dukungan tersebut tentu akan ikut andil membantu membangkitkan semangat para korban gempa Lombok, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan aktivit...
Senin, 21 Januari 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, jalan lintas...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:11 WIB
Elshinta.com - Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang rawan tanah longsor di Jawa T...
Senin, 21 Januari 2019 - 10:08 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 21:34 WIB
Elshinta.com -Banyak korban bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah, di...
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com -Sejumlah warga terdampak banjir luapan Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Bara...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:12 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa denga...
Minggu, 20 Januari 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Pencarian Seorang kakek bernama Mardiyo (60) yang diduga tertimbun tanah lo...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Banda Aceh, Provinsi A...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com -Sebanyak delapan desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih tergenang banjir,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)