Anang sesalkan karya film jadi obyek politisasi
Elshinta
Jumat, 16 November 2018 - 13:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Anang sesalkan karya film jadi obyek politisasi
Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah. Foto: Efendi Murdiono/Elshinta.

Elshinta.com - Menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 berbagai aspek tak luput dari obyek politisasi. Tak terkecuali karya film Indonesia. Mestinya, film ditempatkan sebagai karya seni yang menjadi bagian dari kemajuan kebudayaan di tanah air. 

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah menyoroti praktik cyberbully yang menimpa Hanum Rais terkait dengan penayangan Film Hanum Rangga di bisokop yang bebarengan dengan film The Man Called Ahok di jaringan bioskop 21. "Saya menyesalkan jika karya seni dijadikan obyek politisasi apalagi mengarah pada cyberbully. Sudahi politisasi pada karya seni," kata Anang seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Efendi Murdiono, Jumat (16/11).

Menurut Anang, karya seni seperti film semestinya ditempatkan dalam ruang kebudayaan yang jauh dari politik praktis berjangka pendek. Ia menyinggung peristiwa yang dialami Hanum Rais semestinya tidak boleh terjadi. "Jangan hanya karena perbedaan pilihan politik, lalu karya seni seseorang dijadikan obyek bully. Mohon hentikan praktik ini," harap Anang. 

Anang menyebutkan karya seni melampaui warna bendera, aliran politik serta pilihan politik. Justru melalui seni, imbuh Anang, politik kebangsaan dapat disalurkan melampaui sekat-sekat perbedaan. "Pesan Bung Karno cukup tegas dan jelas melalui trisaktinya yakni berkepribadian dalam kebudayaan. Kita juga memiliki UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan," tandas Anang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Catut nama untuk Avengers, aktor India ancam gugat Marvel
Selasa, 08 Oktober 2019 - 09:19 WIB
Elshinta.com - Marvel belum lama ini memperkenalkan Ms Marvel yang juga dikenal sebagai Kamala ...
`Ku tak percaya kamu mati` tanamkan nilai moral hormati ibu
Senin, 07 Oktober 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com - Sebuah film baru diluncurkan, berjudul Ku Tak Percaya Kamu Mati menceritakan hub...
Trailer `Avengers: Damage Control` munculkan spekulasi Ironheart
Jumat, 04 Oktober 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Marvel dan ILMxLAB merilis trailer `Avengers: Damage Control`, pengalaman v...
Kembalinya Spider-Man ke MCU diduga karena Tom Holland
Kamis, 03 Oktober 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com - Tom Holland dilaporkan menjadi alasan Spider-Man kembali ke Marvel Cinemati...
Film Inem Pelayan Sexy hadir lagi dengan pemeran milenial
Selasa, 01 Oktober 2019 - 14:46 WIB
Elshinta.com - Pada tahun 1976 pernah hadir film komedi Inem Pelayan Sexy karya sutradara ...
Spider-Man dipastikan tetap di MCU
Sabtu, 28 September 2019 - 11:41 WIB
Elshinta.com - Sony Pictures Entertainment dan Walt Disney Studios pada Jumat (27/9) waktu...
Film Inem Pelayan Seksi New tayang perdana di bioskop pada 3 Oktober 2019
Jumat, 27 September 2019 - 09:58 WIB
Elshinta.com - Film Inem Pelayan Seksi yang pernah sukses di era tahun 70-an kembali ditayangka...
Raffi Ahmad impor film horor dari Turki
Kamis, 26 September 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Raffi Ahmad bersama partner di bawah bendera PT RFA Film International atau RA Pict...
Trio ikonik kembali adu akting di `Jurassic World 3`
Kamis, 26 September 2019 - 08:19 WIB
Elshinta.com - Aktor Jeff Goldblum siap mengulangi peran ikoniknya dari film `Jurassic Park` dalam ...
Asyik, bakal diputar film di sejumlah stasiun MRT 
Rabu, 25 September 2019 - 23:55 WIB
Elshinta.com - Komite Festival Film Indonesia (FFI) telah menyusun berbagai program guna mempromos...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)