Es Selandang Mayang, peluang usaha sambil lestarikan jajanan Betawi
Elshinta
Senin, 26 November 2018 - 11:21 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Dewi Rusiana
Es Selandang Mayang, peluang usaha sambil lestarikan jajanan Betawi
Sumber foto: http://bit.ly/2TJFyEQ

Elshinta.com - Indonesia merupakan negara yang kaya akan kuliner tradisionalnya baik makanan maupun minuman. Salah satu minuman tradisional tersebut adalah Es Selendang Mayang yaitu minuman khas Suku Betawi. Di Kota Jakarta sendiri, minuman ini sudah jarang sekali ditemui, namun cukup mudah ditemukan di tempat-tempat wisata seperti Kawasan Kota Tua Jakarta atau Monumen Nasional (Monas). Biasanya, penjual Es Selendang Mayang tersebut menjajakan barangnya dengan dipikul. 

Selain mengeyangkan, Es Selendang Mayang ini juga cukup mampu mengganjal perut yang lapar karena di dalamya terdapat potongan-potongan seperti pudding terbuat dari tepung terigu atau ada juga yang menggunakan tepung hunkwe. Potongan-potongan seperti pudding inilah yang disebut selendang mayang karena memiliki lapisan yang berwarna warni seperti selendang. 

Di tengah gempuran produk-produk minuman dingin yang semakin hari semakin banyak, Es Selendang Mayang sendiri sebenarnya masih cukup bagus untuk dijadikan peluang usaha. Bila dilakukan rebranding,  dengan mengangkat kekayaan kuliner lokal sebagai strategi utamanya, maka Es Selendang Mayang pun bisa bersaing dengan minuman “kekinian” lainnya. 

Baca juga: Ini cara memulai bisnis katering

Harga Es Selendang Mayang yang dijual di Kota Tua, berkisar antara Rp5.000 – hingga Rp.8.000 rupiah. Harga ini sebenarnya masih terlalu murah, karena dijajakkan dengan pengemasan dan strategi pemasaran yang tradisional. Bila Anda melalukan rebranding¸ bisa saja harganya lebih dari itu 

Bahan 

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Es Selendang Mayang ini yaitu sebagai berikut:

1 Bungkus Tepung HunKwe bisa juga diganti dengan tepung sagu 
1000 ml Air
Pewarna makanan secukupnya, usahakan 3 warna atau lebih yang berbeda
1 sdm gula pasir
Garam secukupnya

Bahan kuah gula:
7 butir gula merah
Gula pasir secukupnya
2 lembar daun pandan 

Bahan kuah santan :
1 bungkus Kara
Air
Kelapa 
Sedikit Garam

Cara Membuat
1.    Masukkan tepung hunkwe, garam, dan gula pasir ke dalam baskom lalu aduk dengan air hingga merata. Setelah itu, pisahkan adonan yang sudah diaduk tersebut menjadi 3 bagian di wadah yang berbeda. Beri pewarna makanan secukupnya pada setiap wadah tersebut secukupnya. 
2.    Kemudian masak adonan tepung yang sudah diberi pewarna makanan tersebut satu persatu sampai matang. Bila sudah, tuangkan di cetakan atau wadah yang datar. Biarkan adonan menjadi dingin. Lakukan hal tersebut pada warna lainnya juga. 
3.    Setelah semua adonan dimasak, tinggal dipotong-potong menjadi bentuk kecil-kecil memanjang. 
4.    Langkah selanjutnya adalah membuat kuah gulanya. Iris gula merah masukkan ke dalam panci beserta air. Aduk-aduk hingga mendidih
5.    Setelah itu buat kuah santannya. Tuangkan satu bungkus kara lalu tuangkan air dan masukkan garam secukupnya. Aduk hingga rata. Bila sudah mendidih angka
6.    Sajikan dengan mencampurkan potongan-potongan adonan yang sudah dimasak tersebut berserta kuah gula dan santan secukupnya. Jangan lupa sertakan es batu agar menambah kesegaran

Strategi Rebranding

Semua kuliner tradiosional sebenarnya memiliki potensi untuk bersaing dengan kuliner modern yang banyak bermunculan. Caranya adalah dengan melakukan pembaruan dari pengemasan, pembuatan tempat usaha yang bukan saja stategis namun dengan desain yang menarik. Setelah itu, lakukan diversifikasi produk dengan membuat varian rasa baru Es Selendang Mayang. Langkah-langkah ini diperlukan guna mensejajarkan produk lokal dengan produk minuman asing yang sudah digemari di pasaran.

Bila langkah-langkah tersebut sudah dilakukan, ada baiknya mempertimbangkan lokasi usaha. Karena Es Selendang Mayang ini adalah minuman tradisional, ada baiknya bila dipasarkan di tempat-tempat wisata. Para pengunjung dari berbagai daerah tentu penasaran dan ingin sekali mencoba minuman khas Suku Betawi. 
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bisnis food truck: Pilih tempat, menu lengkap, keuntungan berlipat
Rabu, 14 Agustus 2019 - 11:50 WIB
Elshinta.com - Peluang bisnis food truck ini masih terbuka lebar dan pangsa pasar yang bisa digara...
Food truck, bisnis kekinian yang digemari milenial. Berapa modalnya?
Rabu, 14 Agustus 2019 - 09:15 WIB
Elshinta.com - Anda berencana ingin berbisnis kuliner dengan menggunakan truk atau yang lebih dike...
Masuk era digital, ini 7 pilihan bisnis yang makin semarak, apa saja?
Kamis, 08 Agustus 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Di era digital seperti sekarang, banyak bidang bisnis yang terus bertumbuh....
Ekonomi digital dongkrak bidang logistik jadi bisnis yang `seksi`
Selasa, 30 Juli 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Menjamurnya bisnis online dan bertahannya bisnis offline tak bisa disangkal...
Hai milenial! Inilah 7 bisnis menjanjikan untuk mendulang rupiah
Senin, 15 Juli 2019 - 11:08 WIB
Elshinta.com - Berbisnis bagi kalangan milenial, saat ini bukan sesuatu yang asing. Banyak...
Bikin`huh hah`, ini rahasia sukses bisnis ayam geprek
Kamis, 11 Juli 2019 - 12:02 WIB
Elshinta.com - Bisnis kuliner menjadi salah satu bisnis yang memiliki daya tarik tinggi. B...
Laba bisnis laundry bisa capai 30% dari omzet, tertarik?
Rabu, 10 Juli 2019 - 12:58 WIB
Elshinta.com - Bisnis laundry masih empuk dengan potensi pasar yang besar. Sebab, kebutuha...
Ragam bisnis rumahan, mana yang lebih berpeluang?
Senin, 08 Juli 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com - Menjadi pelaku usaha harus jeli dalam melihat setiap peluang yang hadir. Te...
Dear UKM! Ini 7 bidang bisnis yang paling tahan krisis menurut Yeheskiel Zebua
Jumat, 05 Juli 2019 - 09:00 WIB
Elshinta.com - Yeheskiel Zebua adalah pelaku usaha yang sukses mengembangkan bisnis travel...
Lagi tren nih! bisnis jastip bisa hasilkan omzet miliaran, apa saja kiatnya?
Kamis, 04 Juli 2019 - 10:00 WIB
Elshinta.com - Jastip alias jasa titip. Di era digital seperti sekarang, bisnis jastip sed...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)