Bima: Jangan saling menyalahkan kegagalan timnas
Senin, 26 November 2018 - 12:05 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Pemain tim nasional Indonesia. Sumber foto: https://bit.ly/2P2hObt

Elshinta.com - Pelatih tim nasional Indonesia Bima Sakti meminta semua pemangku kepentingan sepak bola nasional untuk tidak saling menyalahkan terkait kegagalan skuatnya lolos dari fase grup Piala AFF 2018.

"Saat ini yang harus dilakukan adalah mencari solusi yang terbaik untuk tim nasional," ujar Bima usai laga terakhir Grup B Piala AFF 2018 kontra Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/11) malam, dikutip Antara.

Bima menegaskan, dirinya bertanggung jawab penuh untuk performa Indonesia di Piala AFF 2018. Namun, soal timnas yang terpenting, menurut Bima, adalah upaya untuk membentuk sebuah skuad yang kuat dan berkelanjutan dengan cara membenahi kompetisi sepak bola usia muda.

Bima Sakti pun membandingkan kondisi Indonesia dengan Swedia, negara tempat dia bermain pada musim 1995-1996 saat memperkuat klub Helsingborg. "Pada tahun 1995-1996 itu saya menyaksikan bagaimana liga Swedia menjalankan kompetisi usia muda serentak dengan liga tertinggi. Ketika klub Helsingborg bermain di akhir pekan, misalnya, maka tim muda Helsingborg juga turut berkompetisi. Bayangkan, itu tahun 1995-1996," kata dia.

Situasi sebaliknya terjadi di Indonesia yang bahkan baru memiliki liga U-16 mulai tahun 2018 dan liga U-19 mulai tahun 2017. Padahal, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah berdiri sejak tahun 1930.

Bima menambahkan, ketiadaan kompetisi juga yang menjadi alasan mengapa pelatih sebelumnya timnas Indonesia, Luis Milla harus mengajarkan pemain timnas U-23 Indonesia teknik dasar bermain sepak bola kepada para pemain.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 43 pemain siap diseleksi oleh pelatih kepala tim nasional sepak bo...
Sabtu, 06 April 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com -Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Gus...
Selasa, 26 Maret 2019 - 07:23 WIB
Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola U-23 Indonesia, Indra Sjafri mengatakan, se...
Selasa, 26 Maret 2019 - 07:00 WIB
Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola senior Indonesia, Simon McMenemy mengantong...
Minggu, 24 Maret 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Pasca kekalahan menyakitkan Timnas U-23 Indonesia 4-0 atas tim sepak bola T...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Penyerang naturalisasi Ezra Walian merasa yakin dirinya bisa kembali memper...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:44 WIB
Elshinta.com - Pelatih Tim Nasional U-23 Indonesia, Indra Sjafri memuji sikap pemainnya Ez...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Asisten Kepala Delegasi Tim Nasional U-23 Indonesia AKBP Sumardji mengataka...
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:34 WIB
Elshinta.com - Pelatih Tim Nasional U-23 Indonesia, Indra Sjafri mengatakan bahwa timnya s...
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghormati keputusan federas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)