F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019
Elshinta
Rabu, 28 November 2018 - 12:26 WIB |
F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019
Ilustrasi perubahan aerodinamika mobil Formula 1 musim 2019. Sumber foto: https://bit.ly/2BCrdDa

Elshinta.com - Baru saja usai musim balapan 2018, Formula 1 memperkenalkan perubahan regulasi aerodinamika mobil untuk musim balapan 2019 untuk membuat balapan lebih menarik dan kompetitif.

Perubahan aerodinamika itu mempunyai tujuan untuk membuat mobil pebalap bersaing lebih ketat dan dekat dan memperbanyak overtaking, atau salip-menyalip, dengan cara mengurangi aliran udara kotor yang datang dari mobil lawan di depan, demikian Formula1.com pada Rabu yang dikutip Antara.

Di bagian depan mobil, bagian ujung sayap depan yang kompleks (endplates) yang bertujuan untuk membuang aliran udara di ban depan akan ditiadakan musim depan. Sebagai gantinya, sayap depan akan dilebarkan 200mm dari 1.800mm ke 2.000mm untuk membuat performa mobil lebih kuat ketika pebalap berada di belakang aliran udara kotor dari pebalap di depannya.

Kemudian posisi sayap depan dimajukan 25mm untuk membantu konsistensi performa mobil.  Ditiadakannya endplates berarti hampir sebagian besar bagian sayap depan lebih difungsikan untuk menghasilkan downforce, gaya tekan ke bawah, yang memberikan kesempatan pebalap lebih banyak untuk mengejar mobil pebalap lainnya di depan.

Tinggi dari sayap depan juga ditambah 20mm untuk membantu meningkatkan tenaga dan mengurangi gangguan hilangnya grip depan ketika mobil menempel di belakang mobil lawan. Pelat lurus di bagian bawah sayap depan juga dikurangi menjadi dua saja di tiap bagian sehingga akan lebih banyak udara yang dialirkan ke bagian bawah mobil.

Kemudian, saluran udara untuk rem depan juga disederhanakan dengan mengurangi bagian aerodinamika saluran itu sehingga hanya akan ada sedikit pengurangan downforce ketika area itu dilewati aliran udara. Penggunaan blown axle, poros roda yang bisa mengalirkan udara, juga dilarang di musim depan untuk memperhalus aliran udara.

Lalu tinggi barge board, sayap samping yang berada di antara roda depan dan sidepod, akan dikurangi sebanyak 150 mm untuk mengurangi gangguan aerodinamika. Posisi barge board juga dimajukan 100mm untuk lebih baik menangkap aliran udara dari sayap depan.

Perubahan juga terjadi di sayap belakang yang tingginya ditambah 70 mm menjadi 870mm. Slot endplate sayap belakang juga dibatasi. Bukaan DRS (Sistem pengurangan drag aerodinamika) disayap belakang akan lebih lebar 20mm menjadi 85mm sehingga diharapkan bisa menambah potensinya sebanyak 25 persen. Lebar sayap belakang juga ditambah 100mm menjadi 1.050mm.

Penambahan tinggi dan lebar sayap belakang diharapkan menciptakan lubang udara yang lebih besar untuk membantu pebalap melakukan slipstream di belakang mobil lawan secara lebih efektif. Oleh karena itu, mobil Formula 1 musim 2019 kemungkinan tidak akan mengalami perubahan yang radikal daripada pendahulunya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mercedes tuai kontroversi dengan sistem kemudi baru di tes Barcelona
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:58 WIB
Mercedes menuai kontroversi setelah Lewis Hamilton, seperti terekam kamera on board, kedapatan mengg...
Ferrari pilih Vettel ketimbang Hamilton untuk 2021
Rabu, 12 Februari 2020 - 10:05 WIB
Ferrari menyatakan Sebastian Vettel masih menjadi pilihan pertama ketimbang Lewis Hamilton untuk men...
Verstappen dan Leclerc lawan paling berbahaya bagi Hamilton
Selasa, 11 Februari 2020 - 19:09 WIB
Lewis Hamilton bakal menghadapi dua lawan paling berbahaya pada musim balap 2020 yaitu Max Verstappe...
Ferrari akan muncul dengan wajah yang sama sekali baru
Selasa, 11 Februari 2020 - 11:59 WIB
Mobil Ferrari tahun lalu memang cepat, namun tak bisa menemukan keseimbangan pada setiap sisi dan in...
Putra Ralf Schumacher, David, turun satu musim penuh di F3
Kamis, 06 Februari 2020 - 07:02 WIB
Putra dari Ralf Schumacher, David, akan turun satu musim penuh di balapan Formula 3 tahun ini bersam...
 Grand Prix Tiongkok terancam batal karena wabah virus corona
Kamis, 06 Februari 2020 - 06:26 WIB
Grand Prix Tiongkok yang menjadi seri keempat balapan Formula 1 musim 2020 terancam batal di saat ot...
Arab Saudi benarkan rencana gelar Grand Prix F1
Minggu, 19 Januari 2020 - 09:59 WIB
Arab Saudi membenarkan bahwa negara ini tengah mencari kemungkinan menggelar Grand Prix Formula 1 da...
Vettel tak masalah dianggap nomor dua setelah Schumacher
Rabu, 25 Desember 2019 - 17:17 WIB
Sebastian Vettel mengaku akan menerima kenyataan bahwa dia berada di bawah Michael Schumacher dalam ...
Lewis Hamilton melaju tanpa hambatan untuk juarai GP Abu Dhabi
Senin, 02 Desember 2019 - 06:59 WIB
Lewis Hamilton (Mercedes) keluar sebagai juara dalam seri final GP Abu Dhabi, sekaligus mencatatkan ...
Jadi biang kerok insiden Albon, Hamilton kehilangan podium
Senin, 18 November 2019 - 07:36 WIB
Lewis Hamilton harus kehilangan posisi finis podium ketiga di Grand Prix Brazil setelah steward menj...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)