Kelezatan kuliner nasi goreng tiwul di lereng kaki Gunung Wilis
Elshinta
Sabtu, 01 Desember 2018 - 07:21 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Kelezatan kuliner nasi goreng tiwul di lereng kaki Gunung Wilis
Istimewa. Foto: Fendi Lesmana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Mungkin bagi sebagian warga yang tinggal di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tidak terlalu asing dengan makanan tiwul, terutama yang tinggal di lereng kaki Gunung Wilis. Namun ditangan Supartiwi (44) makanan tiwul bisa dikreasi menjadi nasi goreng tiwul yang rasanya tidak kalah lezat dengan masakan nasi goreng ala restoran

Menu masakan nasi goreng tiwul ini dapat anda nikmati di warung bu Win, lokasinya di area Objek Wisata Sumber Podang, Desa Joho, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Yang menjadi pembeda nasi goreng tiwul dengan nasi goreng pada umumnya. Selain bahanya yang terbuat dari tiwul (ketela), menu lauk pauknya cukup unik yakni mengunakan ikan teri di kombinasi dengan telur yang sudah menyatu dengan nasi tiwul. 

Ketika nasi goreng tiwul dimasak, kepulan asap aromanya terasa kuat. Disamping itu, Supartiwi pemilik warung juga mempunyai resep bumbu andalan rempa rempa yang menjadi pembeda hingga kelezatanya terasa dilidah.

"Resep bumbunya rahasia ya mas, nggak bisa saya ungkapkan disini, sebab itu yang menjadi pembeda masakan nasi tiwul goreng disini dengan yang lain," ujar ibu dua anak ini kepada Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana, Jumat (30/11).

Masakan nasi tiwul goreng menjadi andalan Supartiwi selama membuka usaha warung makan sejak tahun 2013 hingga sampai sekarang, menu nasi tiwul goreng masih menjadi idola bagi pengunjung.  "Terkadang ada pengunjung yang datang jauh jauh, dari Surabaya dan Jakarta, mampir disini hanya ke pingin nasi goreng tiwul, kan sekalian berwisata juga disini," paparnya. 

Proses untuk memasak nasi tiwul goreng, tidak membutuhkan waktu terlalu lama,tidak lebih dari 5 menit. Ini dikarenakan bahan tiwul sudah tersedia, jadi dalam bentuk olahan seperti layaknya nasi. 

"Bahan dasar tiwul kan asalnya dari ketela mas, prosesnya sangat lama. Setelah dikupas dikeringkan lalu direndam tiga hari. Selanjutnya dicuci bersih, lalu dikeringkan digiling hingga diproses menjadi tiwul," urainya. 

Harga nasi goreng tiwul di warung bu Win, sangat murah dan dirasa tidak berat dikantong. Cukup hanya menyisikan uang Rp10 ribu, pengunjung biasa merasakan nikmatnya citra rasa kuliner kearifan lokal. "Pertama kali buka warung saya masih bingung mau masak apa. Lalu saya coba kembangkan masakan asli masyarakat sini (nasi tiwul goreng), dan ternyata alhamdulilah responya positif," tutur Supartiwi. 

Selain nasi goreng tiwul, di warung bu Win juga menyediakan varian menu masakan lainnya yakni pisang goreng madu, singkong madu serta minuman khasnya madu asli kaliandra. "Pisang goreng madu, singkong madu dan Minumanya juga kas Madu Asli Kaliandra. Harga minuman madu kaliandra, per gelas hanya Rp10 ribu," ujarnya.

Saat minuman madu Kaliandra disajikan, manisnya sangat terasa dan tidak neg. Manisnya terasa segar, karena rasanya sedikit kecut seperti halnya buah jeruk. Madu Kaliandra, terkenal rasanya yang khas. Madu ini merupakan salah satu produk unggulan para peternak lebah yang ada di Desa Joho, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. 

Sangat pas jika dikombinasikan dengan menu nasi goreng tiwul saat dihidangkan secara terpisah. "Makanya nasi goreng tiwul, minumnya madu Kaliandra, perpaduan yang sangat pas. Harganya juga tidak mahal," ujar Joko petugas Babinkamtibmas Polsek Semen ketika ditemui di warung bu Win.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Anak muda di Majalengka lestarikan kue apem melalui festival
Minggu, 11 Oktober 2020 - 14:46 WIB
Melestarikan tradisi di Bulan Safar, sekelompok anak muda di wilayah utara Majalengka yang tergabung...
Amankah mengkonsumsi makanan beku siap santap?
Rabu, 16 September 2020 - 20:56 WIB
Sejak pandemi virus corona yang mengharuskan semua orang untuk tetap berada di rumah, makanan beku a...
Agar tetap sehat saat santap hidangan Idul Adha
Jumat, 31 Juli 2020 - 10:26 WIB
Sebagian orang menyukai hidangan khas Idul Adha semisal gulai daging kambing, sapi, satai dan lainny...
Pemkab Kudus dukung pengembangan Kopi Muria jadi wisata edukasi
Selasa, 07 Juli 2020 - 19:45 WIB
Kopi Muria yang ditanam di lereng Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah mulai dikenal masyarakat sehingga...
Sejumlah restoran di jalur Puncak langgar PSBB, akhirnya...
Rabu, 27 Mei 2020 - 07:17 WIB
Petugas gabungan menutup paksa sementara sejumlah restoran di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Ba...
DKI jatuhkan denda maksimal ke McDonald`s Sarinah akibat langgar PSBB
Kamis, 14 Mei 2020 - 19:35 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjatuhkan denda maksimal pada manajemen gerai restoran cepat saji ...
Gerai pertama McDonald`s Indonesia di Sarinah resmi tutup permanen
Jumat, 08 Mei 2020 - 06:45 WIB
Setelah hampir 30 tahun menempati salah satu sudut ikon bersejarah di Jakarta, Gerai pertama McDonal...
Bantu para pelaku kuliner kembangkan bisnis lewat FSI 2020
Kamis, 30 April 2020 - 12:06 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi para p...
Syarat kalau ingin berbuka dengan takjil dingin
Sabtu, 25 April 2020 - 14:15 WIB
Hidangan takjil semisal es buah atau jenis es lainnya sebenarnya boleh saja Anda konsumsi sebagai hi...
Pesan makanan lewat jasa antar di tengah pandemi COVID-19, amankah?
Selasa, 17 Maret 2020 - 05:21 WIB
Di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, memanfaatkan layanan pengiriman makanan bisa menjadi pi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV