Cagar budaya Sembalun belum terurus pasca gempa
Elshinta
Senin, 03 Desember 2018 - 12:17 WIB |
Cagar budaya Sembalun belum terurus pasca gempa
Rumah adat di Sembalun Lawang, Lombok Timur yang roboh akibat gempa. Sumber foto: https://bit.ly/2AJij4U

Elshinta.com - Cagar budaya yang meliputi tujuh rumah adat berusia 600 sampai 700 tahun di Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, yang rusak berat akibat gempa pada Juli, hingga kini belum terurus.

Gempa membuat dua dari tujuh rumah adat beratap jerami atau rumput ilalang dengan dinding anyaman bambu dan lantai tanah berlapis kotoran sapi itu rata dengan tanah. Sementara empat rumah adat lainnya rusak pada bagian lantai.

"Seperti itu kondisinya. Rencananya pemerintah desa akan melakukan renovasi pada 2019 dengan konsep yang sama," kata Hamidun, Humas Karang Taruna Desa Sembalun Lawang yang juga pengelola Rumah Adat Bukit Selong di Sembalun, Senin (3/12).

Dilansir Antara, Hamidun mengatakan bahwa setelah gempa tidak ada lagi wisatawan yang berkunjung ke kompleks rumah adat peninggalan nenek moyang warga Sembalun itu.

Hamidun selaku pengelola rumah adat sudah mengajukan proposal ke pemerintah desa agar memperbaiki cagar budaya tersebut menggunakan dana desa. Tidak hanya itu, permohonan juga diajukan ke Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Kami ingin itu segera diperbaiki karena banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang datang untuk melihat peninggalan bersejarah ini," ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Dharma Wanita Kemensos kirim bantuan untuk korban bencana Lebak, Banten 
Rabu, 22 Januari 2020 - 17:07 WIB
Istri Menteri Sosial selaku Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial, Grace Batuba...
BNPB: Masa darurat bencana Lebak dan Bogor hingga akhir Januari
Rabu, 22 Januari 2020 - 16:58 WIB
Jumlah pengungsi di Kabupaten Lebak hingga kemarin Selasa (21/1) mencapai 1.776 jiwa. Mereka terseba...
Warga  Kedungsari Magelang khawatir air Kali Manggis kembali meluap
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:47 WIB
Sebagian warga yang tinggal di Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang masih merasa was-...
 Longsor terjang  rumah warga di Desa Gunung Larang, Majalengka
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:58 WIB
Satu rumah warga di Blok Desa Gunung Larang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ...
Banjir terjang dua kabupaten di Sumbar, jalan Lintas Sumatera terputus
Selasa, 21 Januari 2020 - 14:00 WIB
Banjir dan tanah longsor menerjang dua kabupaten di Sumatera Barat, yakni Sijunjung dan Dharmasraya....
Update banjir bandang Kabupaten Kaur, 7 orang meninggal dan 3 hilang
Senin, 20 Januari 2020 - 14:46 WIB
Korban jembatan gantung Cawang yang terputus akibat banjir bandang yang menerjang Desa Manau Sembila...
Banjir bandang putuskan jembatan gantung, 4 orang meninggal dan 6 hilang
Senin, 20 Januari 2020 - 06:27 WIB
Banjir bandang menerjang wilayah Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur,...
Banjir landa wilayah Polewali Mandar
Senin, 20 Januari 2020 - 02:15 WIB
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, setelah hujan...
Gempa M 6,6 guncang Bolaang Uki Sulut, tidak berpotensi tsunami
Senin, 20 Januari 2020 - 01:35 WIB
Gempabumi berkekuatan Magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Bolaang Uki, Sulawesi Utara, Minggu (19/1) m...
Gempa bumi tektonik M 6,3 guncang Jayapura, tak berpotensi tsunami
Minggu, 19 Januari 2020 - 08:53 WIB
Wilayah Jayapura diguncang gempa tektonik, pada Sabtu (18/1) sekitar jam 23.38 WIB. Hasil analisis B...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV