Jumat, 14 Desember 2018 | 20:37 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polisi sita 3.000 ekstasi dan 1,5 kilogram sabu-sabu di penginapan mewah

Senin, 03 Desember 2018 - 16:57 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2FkZ1bf
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2FkZ1bf

Elshinta.com  - Jajaran Kepolisian Resort Kota Pekanbaru, Provinsi Riau berhasil mengungkap sindikat narkoba di kawasan penginapan mewah Villa Baliview Luxury dengan barang bukti berupa 3.000 butir pil ekstasi dan 1,5 kilogram sabu-sabu siap edar.

"Jaringan ini sengaja menggunakan tempat mewah sebagai upaya mengelabui petugas," kata Kepala Polsek Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Kompol Angga F Herlambang di Pekanbaru, Senin (3/12).

Ia menjelaskan total terdapat empat orang tersangka yang ditangkap dalam pengungkapan pada medio pekan lalu tersebut. Keempatnya masing-masing berinisial ZAT (28) dan Husnul Mizan (26). Keduanya merupakan warga asal Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Sementara dua tersangka lainnya adalah IK (29) asal Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, dan MT (27) warga Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. "Para pelaku bertindak sebagai kurir dalam sindikat narkoba tersebut," ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Angga, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan akan maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di kawasan resor mewah tengah Kota Pekanbaru, Villa Baliview.

Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya diperoleh identitas para pelaku dan asal barang haram tersebut. "Informasi awal dari penyelidikan narkoba dibawa dari Bengkalis dan diedarkan di Pekanbaru," ujarnya.

Informasi tersebut terus didalami jajaran Polsek Limapuluh Pekanbaru dengan melakukan penyamaran. Beberapa Polisi bertugas menyamar sebagai pembeli dan melakukan transaksi di Villa mewah itu. Ketika transaksi dilakukan, para pelaku langsung dibekuk petugas.

Dari penangkapan itu, Angga menjelaskan jajarannya menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah tujuh paket besar sabu-sabu dengan berat total mencapai 1,5 kilogram serta 30 bungkus berisi ekstasi, dengan masing-masing berisi 1.000 butir.

Angga menegaskan bahwa jajarannya masih terus mendalami pengungkapan tersebut, termasuk menyelidiki bandar besar yang mengendalikan keempat pemuda itu dalam mengdarkan narkoba.

Bengkalis selama ini dikenals sebagai salah satu pintu masuk utama penyelundupan sabu-sabu, yang mayoritas berasal dari negeri jiran Malaysia. Minimnya pengawasan di pesisir Riau tersebut menjadi masalah utama yang dihadapi jajaran kepolisian dan instansi terkait dalam memerangi narkoba di Bumi Lancang Kuning, Riau.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com  - Jajaran Kepolisian Resort Kota Pekanbaru, Provinsi Riau berhasil mengungkap sindikat narkoba di kawasan penginapan mewah Villa Baliview Luxury dengan barang bukti berupa 3.000 butir pil ekstasi dan 1,5 kilogram sabu-sabu siap edar.

"Jaringan ini sengaja menggunakan tempat mewah sebagai upaya mengelabui petugas," kata Kepala Polsek Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Kompol Angga F Herlambang di Pekanbaru, Senin (3/12).

Ia menjelaskan total terdapat empat orang tersangka yang ditangkap dalam pengungkapan pada medio pekan lalu tersebut. Keempatnya masing-masing berinisial ZAT (28) dan Husnul Mizan (26). Keduanya merupakan warga asal Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Sementara dua tersangka lainnya adalah IK (29) asal Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, dan MT (27) warga Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. "Para pelaku bertindak sebagai kurir dalam sindikat narkoba tersebut," ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Angga, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan akan maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di kawasan resor mewah tengah Kota Pekanbaru, Villa Baliview.

Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya diperoleh identitas para pelaku dan asal barang haram tersebut. "Informasi awal dari penyelidikan narkoba dibawa dari Bengkalis dan diedarkan di Pekanbaru," ujarnya.

Informasi tersebut terus didalami jajaran Polsek Limapuluh Pekanbaru dengan melakukan penyamaran. Beberapa Polisi bertugas menyamar sebagai pembeli dan melakukan transaksi di Villa mewah itu. Ketika transaksi dilakukan, para pelaku langsung dibekuk petugas.

Dari penangkapan itu, Angga menjelaskan jajarannya menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah tujuh paket besar sabu-sabu dengan berat total mencapai 1,5 kilogram serta 30 bungkus berisi ekstasi, dengan masing-masing berisi 1.000 butir.

Angga menegaskan bahwa jajarannya masih terus mendalami pengungkapan tersebut, termasuk menyelidiki bandar besar yang mengendalikan keempat pemuda itu dalam mengdarkan narkoba.

Bengkalis selama ini dikenals sebagai salah satu pintu masuk utama penyelundupan sabu-sabu, yang mayoritas berasal dari negeri jiran Malaysia. Minimnya pengawasan di pesisir Riau tersebut menjadi masalah utama yang dihadapi jajaran kepolisian dan instansi terkait dalam memerangi narkoba di Bumi Lancang Kuning, Riau.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:35 WIB

Polda DIY tetapkan dua tersangka kasus pesta seks

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:24 WIB

Tawuran pelajar Jakpus tewaskan satu orang

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:47 WIB

Polda Kalbar musnahkan 1,3 kilogram sabu-sabu

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com