Senin, 17 Desember 2018 | 04:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pemerintah bangun puluhan rumah sehat di Mimika Papua

Senin, 03 Desember 2018 - 17:47 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber Foto: https://bit.ly/2UbfouA
Sumber Foto: https://bit.ly/2UbfouA

Elshinta.com - Pemerintah telah membangun puluhan rumah sehat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, dalam tahun anggaran 2018, yang didanai dari APBN, APBD Provinsi Papua, dan APBD Kabupaten Mimika.

"Dari dana yang bersumber dari APBN 2018, telah rampung dibangun sebanyak 10 unit rumah di Distrik Mimika Timur," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika Marthen Paiding, di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Senin (3/12).

Sementara itu, rumah yang dibangun melalui APBD Provinsi Papua sebanyak empat unit.

Sedangkan rumah yang dibangun dari dana Otonomi Khusus melalui APBD Induk Mimika 2018 sebanyak 40 unit. "Hari ini pegawai kami turun untuk monitoring. Informasinya ada yang sudah rampung 100 persen," ujarnya.

Pembangunan rumah sehat yang bersumber dari APBD Mimika dipusatkan di tujuh distrik, baik yang ada di wilayah pinggir kota maupun di distrik-distrik yang ada di pesisir maupun pegunungan dengan jumlah rumah yang bervariasi. "Ada di tujuh distrik yaitu Kuala Kencana, Jita, Mimika Barat, Agimuga, Jila dan Atuka," kata Marthen.

Rumah-rumah tersebut kata Marthen, akan segera dihibahkan kepada masyarakat yang sesuai dengan kategori dimaksud yaitu keluarga dengan penghasilan rendah yang belum memiliki rumah, khususnya orang asli suku Amungme dan Kamoro.

Selain itu, kata Marthen, pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran untuk rehab sebanyak 80 unit rumah warga.

Untuk menunjang PON XX tahun 2020, Pemkab juga membangun rumah susun yang dananya bersumber dari APBN sebanyak 42 unit tipe 36. "Tapi itu nanti diserahkan ke Pemkab Mimika setelah PON. Jadi digunakan untuk menunjang PON dulu nanti setelah itu baru diserahkan ke pemerintah daerah," kata Marthen, seperti dikutip dari Antara.

Marthen belum memastikan apakah perumahan tersebut akan dihibahkan kepada masyarakat atau digunakan untuk kepentingan lain. "Jika pusat sudah serahkan kepada pemerintah daerah maka hak sepenuhnya adalah pemerintah daerah yang penting tidak diperjual-belikan, tapi boleh disewa," ujarnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

Elshinta.com - Pemerintah telah membangun puluhan rumah sehat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, dalam tahun anggaran 2018, yang didanai dari APBN, APBD Provinsi Papua, dan APBD Kabupaten Mimika.

"Dari dana yang bersumber dari APBN 2018, telah rampung dibangun sebanyak 10 unit rumah di Distrik Mimika Timur," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika Marthen Paiding, di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Senin (3/12).

Sementara itu, rumah yang dibangun melalui APBD Provinsi Papua sebanyak empat unit.

Sedangkan rumah yang dibangun dari dana Otonomi Khusus melalui APBD Induk Mimika 2018 sebanyak 40 unit. "Hari ini pegawai kami turun untuk monitoring. Informasinya ada yang sudah rampung 100 persen," ujarnya.

Pembangunan rumah sehat yang bersumber dari APBD Mimika dipusatkan di tujuh distrik, baik yang ada di wilayah pinggir kota maupun di distrik-distrik yang ada di pesisir maupun pegunungan dengan jumlah rumah yang bervariasi. "Ada di tujuh distrik yaitu Kuala Kencana, Jita, Mimika Barat, Agimuga, Jila dan Atuka," kata Marthen.

Rumah-rumah tersebut kata Marthen, akan segera dihibahkan kepada masyarakat yang sesuai dengan kategori dimaksud yaitu keluarga dengan penghasilan rendah yang belum memiliki rumah, khususnya orang asli suku Amungme dan Kamoro.

Selain itu, kata Marthen, pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran untuk rehab sebanyak 80 unit rumah warga.

Untuk menunjang PON XX tahun 2020, Pemkab juga membangun rumah susun yang dananya bersumber dari APBN sebanyak 42 unit tipe 36. "Tapi itu nanti diserahkan ke Pemkab Mimika setelah PON. Jadi digunakan untuk menunjang PON dulu nanti setelah itu baru diserahkan ke pemerintah daerah," kata Marthen, seperti dikutip dari Antara.

Marthen belum memastikan apakah perumahan tersebut akan dihibahkan kepada masyarakat atau digunakan untuk kepentingan lain. "Jika pusat sudah serahkan kepada pemerintah daerah maka hak sepenuhnya adalah pemerintah daerah yang penting tidak diperjual-belikan, tapi boleh disewa," ujarnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com