Jumat, 14 Desember 2018 | 16:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Curi mobil pacar, Playboy `Tinder` diringkus Polisi

Senin, 03 Desember 2018 - 17:51 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Hendrik Raseukiy/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Hendrik Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Setelah sekian lama bertingkah jadi playboy dengan gunakan aplikasi cari jodoh Tinder, akhirnya AP alias Hafiz lelaki berusia 39 tahun ini ditangkap Polresta Depok. Soalnya AP membawa lari mobil Toyata Rush milik WP, perempuan berusia 41 yang baru beberapa hari dipacarinya.

Setelah mendapat wanita patah-hati dari aplikasi internet Tinder, AP merayunya dengan memberikan perhatian. Diakuinya, sudah ada empat korban rayuannya, namun AP masih berkelit akui menipu para pacarnya tersebut. Polisi masih mendalami korban yang lainnya.

Dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Senin (3/12), Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Dedi Kurniawan mengatakan, dari empat korban tersebut baru seorang korban yang melapor ke Polresta Depok.

"Korbannya ada di wilayah Jakarta dan Kota Depok. Kami sedang berkoordinasi dengan jajaran polres setempat," ujar Kompol Dedi Kurniawan.

Dijelaskan Kasat Reskrim, setelah dapat wanita dari Tinder, pelaku mengajak korban bertemu. Pertama kali janjian di Cilandak Town Square dan kedua di kafe di Cilandak di Jakarta Selatan.

Dipertemuan ketiga, Sabtu (01/12), AP ajak WP berjumpa di Mall Margo City, Kota Depok. WP datang dengan mobilnya. Ketika berjumpa di pintu masuk mall, AP menyuruh WP parkir dengan jasa valet parking. Selanjutnya keduanya masuk ke mall dan makan di Restauran Solaria yang ditraktir oleh pelaku.

Operandinya, kemudian, setelah makan, korban berbelanja. Sedangkan pelaku pamit beralasan untuk merokok di luar mall. Namun, setelah WP selesai berbelanja, AP belum juga kembali. Korban menelpon pelaku tetapi telepon selularnya mati. "Ternyata, pelaku minta kunci pada valet parking, dan membawa lari mobil korbannya," jelas Dedi Kurniawan.

Akibat ulahnya ini, AP diancam hukuman Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman penjara empat tahun.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Konsultasi | 14 Desember 2018 - 16:07 WIB

Strategi bisnis DAMN I Love Indonesia yang patut ditiru

Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Elshinta.com - Setelah sekian lama bertingkah jadi playboy dengan gunakan aplikasi cari jodoh Tinder, akhirnya AP alias Hafiz lelaki berusia 39 tahun ini ditangkap Polresta Depok. Soalnya AP membawa lari mobil Toyata Rush milik WP, perempuan berusia 41 yang baru beberapa hari dipacarinya.

Setelah mendapat wanita patah-hati dari aplikasi internet Tinder, AP merayunya dengan memberikan perhatian. Diakuinya, sudah ada empat korban rayuannya, namun AP masih berkelit akui menipu para pacarnya tersebut. Polisi masih mendalami korban yang lainnya.

Dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Senin (3/12), Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Dedi Kurniawan mengatakan, dari empat korban tersebut baru seorang korban yang melapor ke Polresta Depok.

"Korbannya ada di wilayah Jakarta dan Kota Depok. Kami sedang berkoordinasi dengan jajaran polres setempat," ujar Kompol Dedi Kurniawan.

Dijelaskan Kasat Reskrim, setelah dapat wanita dari Tinder, pelaku mengajak korban bertemu. Pertama kali janjian di Cilandak Town Square dan kedua di kafe di Cilandak di Jakarta Selatan.

Dipertemuan ketiga, Sabtu (01/12), AP ajak WP berjumpa di Mall Margo City, Kota Depok. WP datang dengan mobilnya. Ketika berjumpa di pintu masuk mall, AP menyuruh WP parkir dengan jasa valet parking. Selanjutnya keduanya masuk ke mall dan makan di Restauran Solaria yang ditraktir oleh pelaku.

Operandinya, kemudian, setelah makan, korban berbelanja. Sedangkan pelaku pamit beralasan untuk merokok di luar mall. Namun, setelah WP selesai berbelanja, AP belum juga kembali. Korban menelpon pelaku tetapi telepon selularnya mati. "Ternyata, pelaku minta kunci pada valet parking, dan membawa lari mobil korbannya," jelas Dedi Kurniawan.

Akibat ulahnya ini, AP diancam hukuman Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman penjara empat tahun.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com