Senin, 17 Desember 2018 | 04:16 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polisi ringkus pembunuh remaja 15 tahun

Senin, 03 Desember 2018 - 21:25 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KFYcIk
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KFYcIk

Elshinta.com - Unit Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulawesi Selatan setelah melakukan penyelidikan atas pembunuhan terhadap remaja 15 tahun di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil mengungkap dan meringkus pelakunya.

"Minggu (2/12) pagi ditemukan seorang remaja yang tewas mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya, akhirnya anggota Resmob Polda Sulsel mem-backup penyelidikan dan berhasil meringkus pelakunya," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, di Makassar, Senin (3/12).

Kombes Dicky mengatakan, remaja 15 tahun yang ditemukan oleh warga di Dusun Kampung Beru, Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, ini bernama Fatir (15). Ia setiap harinya bekerja sebagai penggembala kerbau.

Mengutip dari Antara, korban Fatir pertama kali ditemukan oleh kerabatnya Sangkala Dg Tawang (50), setelah sehari sebelumnya atau sejak Sabtu (1/12) tidak kembali ke rumahnya seperti hari-hari biasanya.

Kombes Dicky menyatakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Resmob Polda Sulsel bersama Polres Takalar berhasil mengungkap pelakunya adalah Aso alias Pello (50).

Berdasarkan hasil interogasi singkat terhadap tersangka, Aso mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan Fatir karena sakit hati dihina oleh korban.

Ia mengungkapkan peristiwanya pada Sabtu (1/12) sekitar pukul 18.00 WITA. Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku Aso, yakni sebilah pisau, sepatu boot, dan jaket.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

Elshinta.com - Unit Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulawesi Selatan setelah melakukan penyelidikan atas pembunuhan terhadap remaja 15 tahun di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil mengungkap dan meringkus pelakunya.

"Minggu (2/12) pagi ditemukan seorang remaja yang tewas mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya, akhirnya anggota Resmob Polda Sulsel mem-backup penyelidikan dan berhasil meringkus pelakunya," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, di Makassar, Senin (3/12).

Kombes Dicky mengatakan, remaja 15 tahun yang ditemukan oleh warga di Dusun Kampung Beru, Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, ini bernama Fatir (15). Ia setiap harinya bekerja sebagai penggembala kerbau.

Mengutip dari Antara, korban Fatir pertama kali ditemukan oleh kerabatnya Sangkala Dg Tawang (50), setelah sehari sebelumnya atau sejak Sabtu (1/12) tidak kembali ke rumahnya seperti hari-hari biasanya.

Kombes Dicky menyatakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Resmob Polda Sulsel bersama Polres Takalar berhasil mengungkap pelakunya adalah Aso alias Pello (50).

Berdasarkan hasil interogasi singkat terhadap tersangka, Aso mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan Fatir karena sakit hati dihina oleh korban.

Ia mengungkapkan peristiwanya pada Sabtu (1/12) sekitar pukul 18.00 WITA. Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku Aso, yakni sebilah pisau, sepatu boot, dan jaket.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:52 WIB

BMKG: Gempa di Papua akibat deformasi batuan

Minggu, 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Minggu, 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com