Jumat, 14 Desember 2018 | 20:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Tiga jenazah terapung di Bengkalis teridentifikasi

Selasa, 04 Desember 2018 - 07:18 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Kabidhumas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (kiri). Sumber foto: https://bit.ly/2BOJX25
Kabidhumas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (kiri). Sumber foto: https://bit.ly/2BOJX25

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, tim Disaster Victim Identification (DVI) telah mengidentifikasi tiga jenazah dari sembilan jenazah yang ditemukan terapung di perairan Bengkalis, Riau, pada rentang waktu 24 November hingga 1 Desember 2018.

"Ada tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi," ungkap Kombes Sunarto saat dihubungi, Senin (3/12) malam.

Ketiga jenazah itu bernama Ujang Chaniago (48 tahun), Mimi Dewi, dan Marian Suhadi (24 tahun).

"Jenazah atas nama Mimi Dewi dan Ujang Chaniago sudah diserahterimakan ke pihak keluarga," katanya, dikutip Antara.

Selain tiga jenazah yang sudah teridentifikasi, ada satu jenazah perempuan yang saat ditemukan membawa identitas berupa KTP dan paspor. Kendati demikian, tim DVI belum bisa memastikan bahwa jenazah tersebut sesuai dengan bukti identitas yang ditemukan.

"Masih diidentifikasi," kata mantan Kabidhumas Polda Sultra ini.

Kasus ini berawal dari Kapal Indomal 5 yang sedang melintasi Selat Malaka pada 22 November 2018 dan menemukan dua orang yang sedang hanyut bernama Jamal dan Amid alias Boboi.

Kemudian pada 24 November, ditemukan jenazah seorang pria di perairan Rupat Utara, Bengkalis. Pada 29 November, ditemukan tiga jenazah yang terdiri atas dua jenazah pria dan satu jenazah perempuan di perairan Bantan, Bengkalis.

Pada 30 November, kembali ditemukan satu jenazah perempuan di perairan Bantan.

Pada 1 Desember, ditemukan satu jenazah perempuan dan tiga jenazah pria di perairan Bantan dan perairan Perapat Tunggal, Bengkalis.

"Juga ditemukan identitas berupa KTP dan paspor Indonesia serta paspor Malaysia atas nama Maya Karina melekat di salah satu jenazah yang ditemukan di Bantan," imbuh Kombes Sunarto. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, tim Disaster Victim Identification (DVI) telah mengidentifikasi tiga jenazah dari sembilan jenazah yang ditemukan terapung di perairan Bengkalis, Riau, pada rentang waktu 24 November hingga 1 Desember 2018.

"Ada tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi," ungkap Kombes Sunarto saat dihubungi, Senin (3/12) malam.

Ketiga jenazah itu bernama Ujang Chaniago (48 tahun), Mimi Dewi, dan Marian Suhadi (24 tahun).

"Jenazah atas nama Mimi Dewi dan Ujang Chaniago sudah diserahterimakan ke pihak keluarga," katanya, dikutip Antara.

Selain tiga jenazah yang sudah teridentifikasi, ada satu jenazah perempuan yang saat ditemukan membawa identitas berupa KTP dan paspor. Kendati demikian, tim DVI belum bisa memastikan bahwa jenazah tersebut sesuai dengan bukti identitas yang ditemukan.

"Masih diidentifikasi," kata mantan Kabidhumas Polda Sultra ini.

Kasus ini berawal dari Kapal Indomal 5 yang sedang melintasi Selat Malaka pada 22 November 2018 dan menemukan dua orang yang sedang hanyut bernama Jamal dan Amid alias Boboi.

Kemudian pada 24 November, ditemukan jenazah seorang pria di perairan Rupat Utara, Bengkalis. Pada 29 November, ditemukan tiga jenazah yang terdiri atas dua jenazah pria dan satu jenazah perempuan di perairan Bantan, Bengkalis.

Pada 30 November, kembali ditemukan satu jenazah perempuan di perairan Bantan.

Pada 1 Desember, ditemukan satu jenazah perempuan dan tiga jenazah pria di perairan Bantan dan perairan Perapat Tunggal, Bengkalis.

"Juga ditemukan identitas berupa KTP dan paspor Indonesia serta paspor Malaysia atas nama Maya Karina melekat di salah satu jenazah yang ditemukan di Bantan," imbuh Kombes Sunarto. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com