Minggu, 16 Desember 2018 | 00:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Pencairan dana PKH tahun depan dipercepat, nilainya naik dua kali lipat

Selasa, 04 Desember 2018 - 08:17 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Logo PKH. Sumber foto: https://bit.ly/2Sq2PtO
Logo PKH. Sumber foto: https://bit.ly/2Sq2PtO

Elshinta.com - Pemerintah memutuskan mempercepat pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2019, dari biasanya pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November, tahun depan menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober.

Selain itu, menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), jika biasanya nilai PKH yang diterima masyarakat sebesar Rp1.890.000, maka tahun depan insyaallah akan menjadi dua kali lipat kurang lebih.

“Yang paling penting ini Rp1.890.000 tahun ini, insyaallah kurang lebih dua kali lipat kurang lebih. Ini wajib kita syukuri bersama-sama. Alhamdulillah. Ya kalau dapat lebih gede ya kita syukuri,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri acara Sosialisasi Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019, di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, Jakarta, Senin (3/12). 

Baca juga: Presiden Jokowi sosialisasi Bansos Program Keluarga Harapan

Jadi, tegas Presiden, pencairan dana PKH diajukan di bulan Januari, April, Juli, dan Oktober, dan jumlahnya akan kurang lebih dua kali lipat. 

“Nanti akan disebutkan jumlahnya berapa,” jelas Presiden Jokowi, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab

Untuk jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Presiden Jokowi mengutip laporan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bahwa tahun depan jumlahnya adalah 10 juta. "Tahun ini, seluruh Indonesia itu yang menerima PKH sebanyak 6 juta kelurga. Tahun depan ini 10 juta keluarga, dengan tambahan per keluarga ditambah dua kali lipat jumlah rupiah yang diterimanya," tuturnya. 

Sebelumnya, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita dalam laporannya mengatakan, penyaluran bantuan PKH secara nasional sampai dengan tanggal 30 November tahun 2018 telah mencapai 96%.

Sesuai dengan instruksi Presiden, lanjut Mensos, bantuan sosial PKH pada tahun 2019 dinaikkan secara signifikan dari Rp19,3 trilun menjadi Rp32,65 triliun. Kenaikan tersebut, jelasnya, seiring dengan naiknya index bantuan sosial yang disesuaikan dengan beban kebutuhan keluarga pada aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

“Sehingga insyaallah angka kemiskinan tahun 2019 diharapkan dapat turun diangka 8,5 sampai 9,5 persen,” ungkap Mensos. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Pemerintah memutuskan mempercepat pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2019, dari biasanya pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November, tahun depan menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober.

Selain itu, menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), jika biasanya nilai PKH yang diterima masyarakat sebesar Rp1.890.000, maka tahun depan insyaallah akan menjadi dua kali lipat kurang lebih.

“Yang paling penting ini Rp1.890.000 tahun ini, insyaallah kurang lebih dua kali lipat kurang lebih. Ini wajib kita syukuri bersama-sama. Alhamdulillah. Ya kalau dapat lebih gede ya kita syukuri,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri acara Sosialisasi Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019, di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, Jakarta, Senin (3/12). 

Baca juga: Presiden Jokowi sosialisasi Bansos Program Keluarga Harapan

Jadi, tegas Presiden, pencairan dana PKH diajukan di bulan Januari, April, Juli, dan Oktober, dan jumlahnya akan kurang lebih dua kali lipat. 

“Nanti akan disebutkan jumlahnya berapa,” jelas Presiden Jokowi, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab

Untuk jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Presiden Jokowi mengutip laporan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bahwa tahun depan jumlahnya adalah 10 juta. "Tahun ini, seluruh Indonesia itu yang menerima PKH sebanyak 6 juta kelurga. Tahun depan ini 10 juta keluarga, dengan tambahan per keluarga ditambah dua kali lipat jumlah rupiah yang diterimanya," tuturnya. 

Sebelumnya, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita dalam laporannya mengatakan, penyaluran bantuan PKH secara nasional sampai dengan tanggal 30 November tahun 2018 telah mencapai 96%.

Sesuai dengan instruksi Presiden, lanjut Mensos, bantuan sosial PKH pada tahun 2019 dinaikkan secara signifikan dari Rp19,3 trilun menjadi Rp32,65 triliun. Kenaikan tersebut, jelasnya, seiring dengan naiknya index bantuan sosial yang disesuaikan dengan beban kebutuhan keluarga pada aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

“Sehingga insyaallah angka kemiskinan tahun 2019 diharapkan dapat turun diangka 8,5 sampai 9,5 persen,” ungkap Mensos. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com