Minggu, 16 Desember 2018 | 00:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

UKM / Inspirasi

Menciptakan kafe berkonsep seni ala Dia.Lo.Gue

Selasa, 04 Desember 2018 - 09:45 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2Q7Gftj
Sumber foto: https://bit.ly/2Q7Gftj

Elshinta.com - Nama tempat yang satu ini mungkin sudah tak asing lagi di telinga Anda, khususnya anak muda. Sebuah kafe yang terletak di daerah Kemang, Jakarta Selatan tersebut dinamakan Dia.Lo.Gue. Tempatnya memang bukan sekadar kafe, karena Dia.Lo.Gue juga kerap dijadikan tempat ajang pameran karya seni. 

Memang, kafe ini mengkombinasikan antara kafe dengan art atau seni. Salah satu pameran yang baru-baru ini dilaksanakan adalah Pameran Namaku Pram yang menampilkan arsip-arsip dan cerita perjalanan sastrawan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer. 

Memasuki tempat ini, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan galeri seni yang menarik. Terdapat aneka kerajinan yang ditampilkan di sana dan dapat dibeli oleh pengunjung. Setelah melewati galeri seni tersebut, pengunjung akan memasuki area di mana mereka bisa memesan kopi dan menyeduhnya. 

Baca juga: Serba-serbi bisnis kopi di eMajels edisi Agustus 2018

Sementara pada bagian yang lebih dalam, terdapat taman terbuka yang cukup rindang dengan rumputnya yang terawat. Kedua tempat tersebut hanya dipisahkan oleh kaca sehingga cahaya matahari pun masuk ke dalam. 

Bangunan ini terlihat alami dan terkesan natural. Taman yang ada di belakang kafe juga kerap dijadikan sebagai tempat mengadakan diskusi. Masing-masing ruang juga memiliki konsep yang sama yaitu ramah lingkungan dan hemat energi, tercermin dalam pemilihan bahan dan perpaduan berbagai material yang alami dan hemat energi.

Secara keseluruhan dilihat dari aspek arsitektural, bangunan ini memperlihatkan sisi positif dari cara pembangunannya dan pemanfaatan gunanya yang ramah lingkungan dan hemat energi. Pengaplikasian bahan material yang ramah lingkungan dan juga mudah didapatkan akan mempengaruhi pengurangannya jalur transportasi bahan bangunan yang sering menyebabkan polusi.

Untuk Anda yang sedang bingung membuat konsep kafe yang seperti apa, Dia.Lo.Gue bisa menjadi salah satu pilihan referensinya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Nama tempat yang satu ini mungkin sudah tak asing lagi di telinga Anda, khususnya anak muda. Sebuah kafe yang terletak di daerah Kemang, Jakarta Selatan tersebut dinamakan Dia.Lo.Gue. Tempatnya memang bukan sekadar kafe, karena Dia.Lo.Gue juga kerap dijadikan tempat ajang pameran karya seni. 

Memang, kafe ini mengkombinasikan antara kafe dengan art atau seni. Salah satu pameran yang baru-baru ini dilaksanakan adalah Pameran Namaku Pram yang menampilkan arsip-arsip dan cerita perjalanan sastrawan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer. 

Memasuki tempat ini, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan galeri seni yang menarik. Terdapat aneka kerajinan yang ditampilkan di sana dan dapat dibeli oleh pengunjung. Setelah melewati galeri seni tersebut, pengunjung akan memasuki area di mana mereka bisa memesan kopi dan menyeduhnya. 

Baca juga: Serba-serbi bisnis kopi di eMajels edisi Agustus 2018

Sementara pada bagian yang lebih dalam, terdapat taman terbuka yang cukup rindang dengan rumputnya yang terawat. Kedua tempat tersebut hanya dipisahkan oleh kaca sehingga cahaya matahari pun masuk ke dalam. 

Bangunan ini terlihat alami dan terkesan natural. Taman yang ada di belakang kafe juga kerap dijadikan sebagai tempat mengadakan diskusi. Masing-masing ruang juga memiliki konsep yang sama yaitu ramah lingkungan dan hemat energi, tercermin dalam pemilihan bahan dan perpaduan berbagai material yang alami dan hemat energi.

Secara keseluruhan dilihat dari aspek arsitektural, bangunan ini memperlihatkan sisi positif dari cara pembangunannya dan pemanfaatan gunanya yang ramah lingkungan dan hemat energi. Pengaplikasian bahan material yang ramah lingkungan dan juga mudah didapatkan akan mempengaruhi pengurangannya jalur transportasi bahan bangunan yang sering menyebabkan polusi.

Untuk Anda yang sedang bingung membuat konsep kafe yang seperti apa, Dia.Lo.Gue bisa menjadi salah satu pilihan referensinya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com