Jumat, 14 Desember 2018 | 20:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Pengagum Soeharto laporkan Wasekjen PDI Perjuangan

Selasa, 04 Desember 2018 - 09:57 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Wakil Ketua Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah. Sumber foto: https://bit.ly/2BQjJwh
Wakil Ketua Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah. Sumber foto: https://bit.ly/2BQjJwh

Elshinta.com - Pengagum Presiden RI kedua Soeharto, Rizka Prihandy melaporkan Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana diskriminasi dan penyebaran berita bohong.

"Pelapor merupakan Warga Negara Indonesia yang bangga terhadap Soeharto," kata pengacara Rizka, Heryanto di Jakarta, Senin (3/12) tengah malam.

Heryanto mengatakan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya menerima laporan Rizka berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/6606/XXI/2018/PMJ/Dit.Reskrimum.

Heryanto menyebutkan kliennya melaporkan petinggi PDI Perjuangan itu karena menyebut Soeharto sebagai "Bapak Korupsi dan Guru Korupsi".

Baca juga: Sudirman Said sebut Soeharto guru pembangunan bukan guru korupsi

Pernyataan itu menurut Herianto diduga melanggar Pasal 156 KUHP juncto Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta ujaran kebohongan.

Sementara itu, Rizka menambahkan perkataan Ahmad Basarah itu bermuatan unsur ujaran kebencian kepada Presiden Soeharto. "Kami loyalis dan pecinta Soeharto melaporkan yang bersangkutan, agar menjadi tindakan hukum lebih baik. Karena kami tidak ingin ada preseden buruk ke depannya," tutur Rizka, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Pengagum Presiden RI kedua Soeharto, Rizka Prihandy melaporkan Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana diskriminasi dan penyebaran berita bohong.

"Pelapor merupakan Warga Negara Indonesia yang bangga terhadap Soeharto," kata pengacara Rizka, Heryanto di Jakarta, Senin (3/12) tengah malam.

Heryanto mengatakan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya menerima laporan Rizka berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/6606/XXI/2018/PMJ/Dit.Reskrimum.

Heryanto menyebutkan kliennya melaporkan petinggi PDI Perjuangan itu karena menyebut Soeharto sebagai "Bapak Korupsi dan Guru Korupsi".

Baca juga: Sudirman Said sebut Soeharto guru pembangunan bukan guru korupsi

Pernyataan itu menurut Herianto diduga melanggar Pasal 156 KUHP juncto Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta ujaran kebohongan.

Sementara itu, Rizka menambahkan perkataan Ahmad Basarah itu bermuatan unsur ujaran kebencian kepada Presiden Soeharto. "Kami loyalis dan pecinta Soeharto melaporkan yang bersangkutan, agar menjadi tindakan hukum lebih baik. Karena kami tidak ingin ada preseden buruk ke depannya," tutur Rizka, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Jumat, 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com