Puluhan orang berdemonstrasi di Gaza untuk menentang perpecahan internal Palestina
Elshinta
Selasa, 04 Desember 2018 - 10:37 WIB |
Puluhan orang berdemonstrasi di Gaza untuk menentang perpecahan internal Palestina
Bendera Palestina. Sumber foto: https://bit.ly/2UceVIU

Elshinta.com - Puluhan orang Palestina pada Senin (3/12) berdemonstrasi di Kota Gaza guna menentang perpecahan internal antara HAMAS dan Faksi Fatah, pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Demonstran Palestina tersebut juga memprotes 12 tahun blokade Israel yang telah diberlakukan atas Jalur Gaza sejak awal perpecahan internal terjadi pada pertengahan 2007. Uni Komite Pertanian, kelompok sayap-kiri non-pemerintah, menyelenggarakan unjuk-rasa itu. Pemrotes berpawai di jalan-jalan Kota Gaza, mengibarkan bendera Palestina dan menyerukan diakhirinya perpecahan serta blokade.

Puluhan pemrotes berkumpul di bundara Tentara Tak Dikenal di pusat Kota Gaza, di luar gedung Parlemen yang dikuasai Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) yang lebih dikendal dengan nama Dewan Legisltif.

Sa`duldin Zeyada, Koordinator Komite tersebut, mengatakan kepada wartawan dalam unjuk-rasa bahwa demonstran "menyeru masyarakat internasional agar menghentikan kebungkamannya dan mengumumkan Isrel sebagai negara yang melakukan kejahatan terhadap Jalur Gaza".

Sebagaimana dilaporkan Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, ia menambahkan, "Blokade Israel dan perpecahan internal telah menebar tragedi kemanusiaan buat dua juta orang di Jalur Gaza." Blokade Israel dan perpecahan intrnal Palestina, yang mengucilkan Jalur Gaza dari seluruh wilayah Palestina, telah mengakibatkan tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.

Ali El-Hayek, Ketua Perhimpunan Pengusaha Jalur Gaza yang juga bergabung dalam protes tersebut, mengatakan kepada wartawan bahwa selama 12 tahun belakangan ini, Jalur Gaza telah melalui krisis kemanusiaan dan ekonomi nyata. "Lebih dari 90 persen pedagang dan pengusaha sudah tak mampu menanam modal di Jalur Gaza atau melaksanakan kegiatan ekonomi," kata El-Hayek.

Pada hari yang sama, militer Israel melukai empat pemrotes Palestina di dekat perbatasan Jalur Gaza-Israel, kata Kementerian Kesehatan Palestina. Di dalam satu pernyataan, Kementerian Kesehatan tersebut mengatakan empat pengunjuk-rasa diterjang peluru aktif yang ditembakkan oleh tentara Israel.

Selama empat bulan belakangan ini, rakyat Palestina di Jalur Gaza telah melancarkan demonstrasi rutin di sepanjang zona penyangga Jalur Gaza-Israel guna menuntut hak untuk pulang ke rumah mereka di Palestina, yang bersejarah, tempat nenek moyang mereka diusir pada 1948.

Sejak unjuk-rasa dimulai pada 30 Maret, lebih dari 210 orang Palestina telah menemui ajal dan ribuan lagi cedera oleh tentara Israel yang ditempatkan di sepanjang wilayah Israel di zona penyangga, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Palestina ingatkan Israel tak ubah status quo Masjid Al-Aqsha
Kamis, 15 Agustus 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Rabu (14/8) memperingatkan Israel agar tidak ...
Pascabentrok, Bandara Hong Kong kembali dibuka
Rabu, 14 Agustus 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Bandara Hong Kong kembali beroperasi pada Rabu (14/8) dan menjadwalkan ulang ratusa...
Kremlin: Aksi protes di Moskow belum timbulkan krisis politik
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:19 WIB
Elshinta.com - Kremlin pada Selasa membantah bahwa demonstrasi di Moskow beberapa pekan terakhir m...
Dispora DKI Jakarta pastikan tim renang DKI di Hong Kong aman
Selasa, 13 Agustus 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta memastikan kondisi Tim Renang Pelatda...
Bertemu Gubernur Mekkah, Menag kembali bahas perbaikan Mina
Selasa, 13 Agustus 2019 - 16:50 WIB
Elshinta.com - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin bertemu Gubernur Mekkah, Khalid al Faisal bin A...
98 orang tewas akibat banjir di India, ribuan lainnya mengungsi
Minggu, 11 Agustus 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 98 orang kehilangan nyawa mereka akibat banjir di empat negara b...
Mahatir Mohammad sopiri Presiden Jokowi
Jumat, 09 Agustus 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tampaknya ...
KKHI Madinah turut rawat jemaah haji khusus
Rabu, 31 Juli 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Dalam penyelenggaraan ibadah haji, dikenal dua macam penyelenggaraan yaitu ...
Resmi, Sultan Pahang dinobatkan menjadi Raja Malaysia
Rabu, 31 Juli 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Sultan Pahang, Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, r...
17 orang tewas akibat pesawat latih militer Pakistan jatuh
Selasa, 30 Juli 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesawat militer Pakistan yang sedang berlatih terbang jatuh di kota ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once