Senin, 17 Desember 2018 | 04:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Mendagri sebut seharusnya parpol dibiayai negara

Selasa, 04 Desember 2018 - 12:35 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan negara seharusnya membiayai partai politik (parpol) secara penuh sehingga parpol dapat melakukan kaderisasi optimal serta melahirkan kader berkualitas di jajaran eksekutif maupun legislatif.

"Idealnya memang negara biayai partai secara penuh. Partai nanti bisa bantu kader jadi bupati, wali kota, gubernur, termasuk anggota DPR. Partai menggerakkan masyarakat," ujarnya di Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK), Gedung Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/12) seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

"Sudah ada negara yang biayai partai penuh. Namun, auditnya terbuka. Misalnya, buat rapat-rapat, di Indonesia tidak ada yang baku. Kaderisasi tidak ada acaranya. Perlu political will semua pihak," paparnya.

Dikatakannya, parpol yang telah dibantu negara jika menyimpang dapat dibubarkan. "Kalau sudah dibayai negara, lalu menyalahgunakan anggaran, maka pemerintah bisa bubarkan partai itu," ungkapnya.

Menurutnya anggaran partai memang terbilang minim. "Sampai kapan dinaikkan lagi? Kita juga belum tahu. Sebetulnya saya pernah bilang dana untuk partai dari negara itu Rp1 triliun. Tapi saya dihajar habis masyarakat," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan negara seharusnya membiayai partai politik (parpol) secara penuh sehingga parpol dapat melakukan kaderisasi optimal serta melahirkan kader berkualitas di jajaran eksekutif maupun legislatif.

"Idealnya memang negara biayai partai secara penuh. Partai nanti bisa bantu kader jadi bupati, wali kota, gubernur, termasuk anggota DPR. Partai menggerakkan masyarakat," ujarnya di Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK), Gedung Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/12) seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

"Sudah ada negara yang biayai partai penuh. Namun, auditnya terbuka. Misalnya, buat rapat-rapat, di Indonesia tidak ada yang baku. Kaderisasi tidak ada acaranya. Perlu political will semua pihak," paparnya.

Dikatakannya, parpol yang telah dibantu negara jika menyimpang dapat dibubarkan. "Kalau sudah dibayai negara, lalu menyalahgunakan anggaran, maka pemerintah bisa bubarkan partai itu," ungkapnya.

Menurutnya anggaran partai memang terbilang minim. "Sampai kapan dinaikkan lagi? Kita juga belum tahu. Sebetulnya saya pernah bilang dana untuk partai dari negara itu Rp1 triliun. Tapi saya dihajar habis masyarakat," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:12 WIB

Polisi akan periksa saksi ahli kasus blangko KTP-el

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:38 WIB

Menteri PPPA: Belum ada daerah layak anak

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:26 WIB

PDAM Tirtanadi launching SMS Gateway bagi pelanggan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com