Minggu, 16 Desember 2018 | 00:25 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Fahri Hamzah ingin DPR jadi lembaga independen

Selasa, 04 Desember 2018 - 15:06 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Foto: Dody Handoko/Elshinta
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Foto: Dody Handoko/Elshinta

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menginginkan lembaga legislatif yang dipimpinnya menjadi lembaga independen karena dinilai masih tersandera dengan kekuatan eksekutif yang begitu kuat.

"Faktanya kita DPR belum terlalu independen. Saya sering mengatakan dalam legislasi, kuasa eksekutif menurut saya di atas 50 persen apalagi eksekutif punya instrumen Perppu," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12).

Dilaporkan Reporter Elshinta Dody Handoko, Fahri menagatakan kuasa DPR atas fungsi anggaran masih lemah. "Dalam hal budget, apa yang terjadi? Kalau kita bilang fungsi budgeting di DPR ini lemah  karena poroposalnya dari pemerintah dan begitu datang proposal itu fix," ucapnya. 

Ia memberikan usulan untuk menjadikan DPR sebagai lembaga perwakilan yang independen.

"Pertemuan hari ini adalah melengkapi rute dan roadmap, ada beberapa usulan terakhir, kita memerlukan draft undang-undang untuk melengkapi konsep tadi," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menginginkan lembaga legislatif yang dipimpinnya menjadi lembaga independen karena dinilai masih tersandera dengan kekuatan eksekutif yang begitu kuat.

"Faktanya kita DPR belum terlalu independen. Saya sering mengatakan dalam legislasi, kuasa eksekutif menurut saya di atas 50 persen apalagi eksekutif punya instrumen Perppu," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12).

Dilaporkan Reporter Elshinta Dody Handoko, Fahri menagatakan kuasa DPR atas fungsi anggaran masih lemah. "Dalam hal budget, apa yang terjadi? Kalau kita bilang fungsi budgeting di DPR ini lemah  karena poroposalnya dari pemerintah dan begitu datang proposal itu fix," ucapnya. 

Ia memberikan usulan untuk menjadikan DPR sebagai lembaga perwakilan yang independen.

"Pertemuan hari ini adalah melengkapi rute dan roadmap, ada beberapa usulan terakhir, kita memerlukan draft undang-undang untuk melengkapi konsep tadi," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com