Presiden Jokowi `respons` penembakan di Nduga
Selasa, 04 Desember 2018 - 14:07 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Presiden Jokowi didampingi Ketua KPK menjawab wartawan usai menghadiri acara Peringatan Hari Anti Korupsi Se Dunia 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2RvJGXh

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, meskipun ada dugaan penembakan terhadap 31 pekerja proyek yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, pembangunan infrastruktur di Papua tetap akan dilanjutkan.

“Pembangunan infrastruktur di tanah Papua tetap di lanjut, kita tidak akan takut oleh hal-hal seperti itu,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dan Persemian Pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12). 

Terkait kasus penembakan itu sendiri, Presiden mengingatkan, kejadiannya di Kabupaten Nduga, yang dulu memang warnanya merah. 

“Saya pernah kesana, dan tadi pagi saya sudah perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk dilihat dulu, karena ini masih simpang siur,” ujarnya, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab

Presiden mengingatkan, di Nduga tidak ada yang namanya sinyal handphone. Karena itu, peristiwa penembakan yang diduga dilakukan oleh KKB masih perlu dikonfirmasi dulu kesana, apakah betul kejadiannya seperti itu.

“Tapi memang kita tahu bahwa pembangunan di tanah Papua itu memang medannya sangat sulit, medannya sangat sulit. Dan juga masih terdapat gangguan-gangguan keamanan seperti itu,” sambung Presiden.

Mengenai penggunaan aparat TNI dalam pengamanan pembangunan di Papua, Presiden Jokowi menjelaskan, setiap pembangunan di Papua itu dilakukan. "Kalau di depan itu pasti dilakukan oleh TNI," ucapnya.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara, Pendeta Wilhelmus Kagoya, tokoh gereja di Distrik Yigi, telah melaporkan kasus pembunuhan di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yall, Kabupaten Nduga, yang menewaskan 24 orang.

Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin menyampaikan, telah mengerahkan aparat keamanan untuk melakukan evakuasi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh KKB itu. Kapolda berharap evakuasi dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 20 Maret 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wira...
Senin, 18 Maret 2019 - 13:22 WIB
Elshinta.com - Sehubungan dengan tragedi penembakan di Masjid Al-Noor dan Lindwood di Christchurch, ...
Jumat, 15 Maret 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengajak akademisi untuk merawat Negara...
Selasa, 12 Maret 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kapasitas militer di Papua perlu diti...
Selasa, 12 Maret 2019 - 15:55 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polri tela...
Sabtu, 09 Maret 2019 - 06:57 WIB
Elshinta.com - Kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Teuku Umar-385 Satuan Kapal Eskorta (Sat...
Sabtu, 09 Maret 2019 - 06:44 WIB
Elshinta.com - Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Kab...
Jumat, 08 Maret 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai TNI perlu melakukan operasi yang lebi...
Jumat, 08 Maret 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com - Jenazah tiga prajurit TNI yang gugur saat kontak tembak dengan Kelompok Kri...
Jumat, 08 Maret 2019 - 07:31 WIB
Elshinta.com - Pasukan TNI yang berada di Kabupaten Nduga dua kali diserang oleh Kelompok ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)