Jumat, 14 Desember 2018 | 20:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Masuk musim penghujan, BPBD Kediri susun dokumen risiko bencana

Selasa, 04 Desember 2018 - 15:46 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2QexFJp
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2QexFJp

Elshinta.com - Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri sudah menyusun dokumen kajian risiko bencana yang tidak hanya mengulas kajian musibah bencana banjir saja, tetapi semua potensi ancaman bencana yang ada di wilayahnya.

"Kalau kita bicara memang memasuki musim penghujan, jelas ancaman utamanya adalah banjir, longsor, puting beliung, dan mungkin juga aliran lahar. Itu sudah kita petakan, dan kita juga mempunyai Tim Siaga Bencana serta relawan relawan yang tersebar disemua titik," kata Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Randy Agatha di Kediri, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Fendi Lesmana, Selasa (4/12).

Randy menjelaskan, potensi bencana longsor yang menjadi perhatian biasanya terjadi di lereng kaki Gunung Wilis dan Gunung Kelud. Potensi Longsor di lereng kaki Gunung Wilis dipetakan menjadi lima wilayah kecamatan, di antaranya Kecamatan Mojo, Semen, Tarokan, Banyakan, Grogol. 

Sementara potensi longsor di lereng kaki Gunung Kelud mencakup dua wilayah kecamatan, yakni Ngancar dan Kandangan.

Pihak BPBD sendiri saat ini sudah melakukan upaya rehabilitasi puluhan rumah warga di wilayah Kecamatan Kunjung Kabupaten Kediri yang mengalami kerusakan rumah kategori ringan dan sedang, dampak dari bencana angin puting beliung.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:36 WIB

BPJS Kesehatan-Tangsel targetkan UHC 95 persen penduduk

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:25 WIB

Bebani anggaran daerah, mobil dinas Pemkab Kudus dilelang

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 20:18 WIB

FPRB amati titik gempa di Lumajang

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 20:07 WIB

Pemprov DKI segera umumkan tarif MRT dan LRT

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 19:55 WIB

Presiden Jokowi: Pembangunan jalan tol jangan hanya dilihat tolnya semata

Elshinta.com - Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri sudah menyusun dokumen kajian risiko bencana yang tidak hanya mengulas kajian musibah bencana banjir saja, tetapi semua potensi ancaman bencana yang ada di wilayahnya.

"Kalau kita bicara memang memasuki musim penghujan, jelas ancaman utamanya adalah banjir, longsor, puting beliung, dan mungkin juga aliran lahar. Itu sudah kita petakan, dan kita juga mempunyai Tim Siaga Bencana serta relawan relawan yang tersebar disemua titik," kata Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Randy Agatha di Kediri, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Fendi Lesmana, Selasa (4/12).

Randy menjelaskan, potensi bencana longsor yang menjadi perhatian biasanya terjadi di lereng kaki Gunung Wilis dan Gunung Kelud. Potensi Longsor di lereng kaki Gunung Wilis dipetakan menjadi lima wilayah kecamatan, di antaranya Kecamatan Mojo, Semen, Tarokan, Banyakan, Grogol. 

Sementara potensi longsor di lereng kaki Gunung Kelud mencakup dua wilayah kecamatan, yakni Ngancar dan Kandangan.

Pihak BPBD sendiri saat ini sudah melakukan upaya rehabilitasi puluhan rumah warga di wilayah Kecamatan Kunjung Kabupaten Kediri yang mengalami kerusakan rumah kategori ringan dan sedang, dampak dari bencana angin puting beliung.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:35 WIB

Polda DIY tetapkan dua tersangka kasus pesta seks

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:24 WIB

Tawuran pelajar Jakpus tewaskan satu orang

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:47 WIB

Polda Kalbar musnahkan 1,3 kilogram sabu-sabu

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com