TPID Kediri pastikan stok pangan cukup jelang Natal dan Tahun Baru
Selasa, 04 Desember 2018 - 21:15 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Fendi Lesmana/Elshinta

Elshinta.com - Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) Kota Kediri, Jawa Timur  memastikan ketersediaan kebutuhan pangan masih mencukupi hingga perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang. Bahkan untuk stok beras yang ada sekarang ini, di Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Kediri, masih bisa didistribusikan hingga empat bulan ke depan, memasuki masa panen kembali. 

Selain mengcover ketersediaan beras, untuk kebutuhan pokok lainya seperti komoditas gula,terigu dan minyak goreng juga masih tersedia dalam jumlah banyak. 

Sebagai bagian dari TPID Kota Kediri, Bulog Subdivre Kediri berkomitmen untuk membantu pengadaan kebutuhan pokok dalam pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) yang mulai digelar sejak Senin (3/12) kemarin hingga Jumat (21/12) mendatang. 

"Kalau stoknya dijaga sama Bulog dan dipastikan bahwa sampai dengan tahun depan atau empat bulan lagi masa panen, kita masih di angka aman," ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Selasa (4/12), dilaporkan Kontributor Elshinta Fendi Lesmana.

Ditambahkan Wali Kota, pelaksanaan kegiatan operasi pasar murah tidak hanya difokuskan di pasar tradisional saja, melainkan juga di sejumlah kantor kelurahan dan di acara Car free Day pada setiap hari minggu. "Kita juga kerjasama dengan Pak Lurah supaya warganya bisa datang untuk membeli pada saat OPM. Membelinya juga nggak bisa banyak, karena kita mengedukasi masyarakat agar berbelanja secara bijak," terangnya.

Sementara Itu Bank Indonesia perwakilan kantor Kediri mencatat, pada bulan November 2018 Kota Kediri mengalami inflansi 0,40 persen lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Inflansi Kota Kediri pada bulan November 2018 dipicu oleh kenaikan harga pada komponen bahan makanan khususnya, komoditas daging ayam ras, bawang merah, dan beras. Dengan demikian inflansi Kota Kediri secara kumulatif tercatat sebesar 1,67 persen dan secara tahunan sebesar 2,11 persen. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Sen...
Senin, 22 April 2019 - 18:34 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (22/4) ...
Senin, 22 April 2019 - 12:39 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Bel...
Senin, 22 April 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (...
Senin, 22 April 2019 - 10:42 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/4)...
Senin, 22 April 2019 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Harga minyak naik di perdagangan Asia pada Senin pagi, dengan minyak mentah...
Minggu, 21 April 2019 - 17:51 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memproyeksikan industri makanan da...
Minggu, 21 April 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - PT Angkasa Pura I melakukan uji coba teknis pernerbangan dengan pesawat kal...
Jumat, 19 April 2019 - 14:02 WIB
Elshinta.com - New Yogyakarta International Airport (NYIA) merupakan bandar udara internasional...
Jumat, 19 April 2019 - 13:56 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 18 perusahaan nasional maupun multinasional nampaknya tertarik inv...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)