Wiranto: Penembakan di Nduga aksi biadab
Selasa, 04 Desember 2018 - 21:28 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. Sumber foto: https://bit.ly/2U8uJMJ

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto menegaskan penembakan puluhan pekerja merupakan aksi biadab, padahal para pekerja tersebut sedang melakukan pekerjaan mulia untuk membangun infrastruktur di Papua.

"Saya kira itu satu aksi yang sangat biadab, karena ini teman-teman kita membangun Papua, sedang membangun infrastruktur, membangun jembatan untuk kesejahteraan masyarakat, untuk kebutuhan masyarakat. Artinya apa? Artinya mereka itu sudah berbakti, berjuang, bekerja untuk kebaikan Papua, kebaikan masyarakat Papua, lalu ditembakin, dibunuh, ini tentu satu hal yang sangat tidak terpuji," tegas Wiranto dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (4/12).

Saat ini, Meko Polhukam itu menginstruksikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengejar pelaku penembakan puluhan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua tersebut.

"Tadi saya sudah berbicara dengan Kapolri, Panglima TNI, segera dilakukan satu pengejaran yang habis-habisan supaya tidak terulang lagi. Usaha mereka kan menakut-nakuti supaya pembangunan tidak berjalan, tapi inikan namanya justru mengganggu kepentingan masyarakat Papua sendiri," ujar Wiranto.

Menko Polhukam juga menegaskan bahwa tindakan KKB tersebut tidak akan memberikan pengaruh terhadap pembangunan di Papua karena pembangunan akan tetap berjalan karena untuk kesejahteraan masyarakat di Timur Indonesia. "Ngga ada pengaruhnya apa-apa. Pembangunan tetap berjalan, masa pembangunan dengan langkah seperti itu dihentikan," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Kehormatan seorang prajurit, terlebih Prajurit Komando ditentukan oleh loya...
Selasa, 16 April 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Dua lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kota Malang mendapat tambahan pengama...
Selasa, 16 April 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka, Jawa Barat AKBP Mariyono menetapkan status Siaga 1 kep...
Senin, 15 April 2019 - 21:47 WIB
Elshinta.com - Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi menegaskan pola pengamanan tempat pem...
Senin, 15 April 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polri dan TNI...
Senin, 15 April 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau masyarakat agar tidak turun ke ja...
Senin, 15 April 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Kapolres Purwakarta, Jawa Barat, AKBP Matrius mengintruksikan Anggota ...
Jumat, 12 April 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pemberdayaan wilayah pertahanan yang dilaksanakan oleh Prajurit Satuan Koma...
Kamis, 11 April 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Kapal patroli laut milik Malaysia memasuki perairan wilayah Indonesia&...
Kamis, 11 April 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menyerahka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)