Senin, 17 Desember 2018 | 22:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Sepekan, 10 jenazah misterius ditemukan terapung di Selat Malaka

Rabu, 05 Desember 2018 - 06:51 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Petugas gabungan Basarnas mengevakuasi satu korban yang ditemukan mengapung di kawasan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (3/12/2018).  Sumber foto: https://bit.ly/2rk1xFa
Petugas gabungan Basarnas mengevakuasi satu korban yang ditemukan mengapung di kawasan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (3/12/2018). Sumber foto: https://bit.ly/2rk1xFa

Elshinta.com - Sebanyak 10 jenazah misterius ditemukan terapung di Selat Malaka, tepatnya pesisir Riau mulai dari Dumai, Bengkalis hingga Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam kurun waktu sepekan terakhir.

"Hingga hari ini (Selasa) ditemukan 10 mayat," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dalam keterangan persnya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (4/12).

Satu mayat terakhir ditemukan Selasa kemarin di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti. Jenazah tersebut kemudian dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk selanjutnya diperiksa tim Disaster Victim Identification (DVI).

Delapan kantong jenazah lainnya telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Satu jenazah terlebih dahulu dikebumikan di RS Dumai beberapa bari lalu. Hal itu dilakukan setelah jenazah itu tidak kunjung diambil keluarga dan sebelum temuan jenazah lainnya ditemukan secara beruntun. 

Baca juga: Keluarga korban Lion Air gugat Boeing

Sunarto menuturkan, delapan jenazah yang terdiri dari tiga wanita dan lima pria dewasa itu telah berada di RS Bhayangkara, tiga di antaranya berhasil diidentifikasi. Pertama adalah Ujang Chaniago (48) berasal dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kemudian Mimi Dewi (32) warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Terakhir Maya Karina (37) warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

"Untuk para korban yang sudah berhasil teridentifikasi, sudah dibawa oleh keluarganya," kata Sunarto, dikutip Antara.

Sementara lima jenazah lainnya masih diidentifikasi, termasuk mencocokkan DNA dengan beberapa orang yang mengaku keluarga korban yang dalam beberapa hari terakhir berdatangan ke RS Bhayangkara Polda Riau. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:24 WIB

Kepala DPMPTSP Kudus: Mapolres Kudus baru belum ber-IMB

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:13 WIB

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Kakorlantas pantau jalur mudik

Elshinta.com - Sebanyak 10 jenazah misterius ditemukan terapung di Selat Malaka, tepatnya pesisir Riau mulai dari Dumai, Bengkalis hingga Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam kurun waktu sepekan terakhir.

"Hingga hari ini (Selasa) ditemukan 10 mayat," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dalam keterangan persnya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (4/12).

Satu mayat terakhir ditemukan Selasa kemarin di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti. Jenazah tersebut kemudian dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk selanjutnya diperiksa tim Disaster Victim Identification (DVI).

Delapan kantong jenazah lainnya telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Satu jenazah terlebih dahulu dikebumikan di RS Dumai beberapa bari lalu. Hal itu dilakukan setelah jenazah itu tidak kunjung diambil keluarga dan sebelum temuan jenazah lainnya ditemukan secara beruntun. 

Baca juga: Keluarga korban Lion Air gugat Boeing

Sunarto menuturkan, delapan jenazah yang terdiri dari tiga wanita dan lima pria dewasa itu telah berada di RS Bhayangkara, tiga di antaranya berhasil diidentifikasi. Pertama adalah Ujang Chaniago (48) berasal dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kemudian Mimi Dewi (32) warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Terakhir Maya Karina (37) warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

"Untuk para korban yang sudah berhasil teridentifikasi, sudah dibawa oleh keluarganya," kata Sunarto, dikutip Antara.

Sementara lima jenazah lainnya masih diidentifikasi, termasuk mencocokkan DNA dengan beberapa orang yang mengaku keluarga korban yang dalam beberapa hari terakhir berdatangan ke RS Bhayangkara Polda Riau. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com