Minggu, 16 Desember 2018 | 00:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

ICJR: Usut tuntas pelaku penembakan di Nduga tanpa stigma

Rabu, 05 Desember 2018 - 07:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi lokasi Kabupaten Nduga, Papua, (dibatasi garis merah) (Google Maps). Sumber foto: https://bit.ly/2DWrLVI
Ilustrasi lokasi Kabupaten Nduga, Papua, (dibatasi garis merah) (Google Maps). Sumber foto: https://bit.ly/2DWrLVI

Elshinta.com - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) meminta agar pihak berwajib mengusut tuntas pelaku peristiwa penembakan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, bukan hanya berlandaskan stigma tanpa ada bukti.

"Apa benar ini kelompok bersenjata dan yang diusut yang benar-benar melakukan kekerasan, tanpa ada stigma dan tuduhan tanpa bukti," kata peneliti ICJR, Maidina Rahmawati, di Jakarta, Selasa (4/12). 

Mereka mengatakan, belum mendapatkan informasi perkembangan lebih lanjut kasus penembakan pada puluhan pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi. Namun, dia menegaskan penegakan hukum harus dilakukan.

Baca juga: Wiranto: Penembakan di Nduga aksi biadab

Dihimpun Antara, terkait peristiwa pembunuhan terhadap sejumlah pekerja PT Istaka Karya, polisi masih berusaha menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti.

Menurut informasi yang didapatkan dari Istaka Karya, diperkirakan terdapat sekitar 30 orang yang sedang bekerja membangun jembatan di lokasi kejadian saat penembakan terjadi. Namun, polisi menyatakan jumlah korban jiwa hingga saat ini belum dapat dipastikan. Penyelamatan korban pun merupakan prioritas utama bagi tim yang bertugas di lokasi. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) meminta agar pihak berwajib mengusut tuntas pelaku peristiwa penembakan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, bukan hanya berlandaskan stigma tanpa ada bukti.

"Apa benar ini kelompok bersenjata dan yang diusut yang benar-benar melakukan kekerasan, tanpa ada stigma dan tuduhan tanpa bukti," kata peneliti ICJR, Maidina Rahmawati, di Jakarta, Selasa (4/12). 

Mereka mengatakan, belum mendapatkan informasi perkembangan lebih lanjut kasus penembakan pada puluhan pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi. Namun, dia menegaskan penegakan hukum harus dilakukan.

Baca juga: Wiranto: Penembakan di Nduga aksi biadab

Dihimpun Antara, terkait peristiwa pembunuhan terhadap sejumlah pekerja PT Istaka Karya, polisi masih berusaha menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti.

Menurut informasi yang didapatkan dari Istaka Karya, diperkirakan terdapat sekitar 30 orang yang sedang bekerja membangun jembatan di lokasi kejadian saat penembakan terjadi. Namun, polisi menyatakan jumlah korban jiwa hingga saat ini belum dapat dipastikan. Penyelamatan korban pun merupakan prioritas utama bagi tim yang bertugas di lokasi. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com