Senin, 17 Desember 2018 | 04:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Empat orang berhasil lolos dari sergapan KKB, begini kronologinya

Rabu, 05 Desember 2018 - 07:54 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2RsSFIO
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2RsSFIO

Elshinta.com - Dua orang karyawan PT Istaka Karya bersama dua orang lain berhasil lolos dari sergapan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Dua karyawan PT Istaka Karya sebelumnya sempat disekap oleh KKB.

Selamatnya empat orang tersebut diketahui setelah berhasil melaporkan diri mereka melalui telepon satelit ke Dantimsus Polda Papua dan tim rombongan evakuasi di Distrik Yal, Kabupaten Nduga.

Seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Selasa (4/12), identitas keempat korban selamat tersebut di antaranya Martinus Sampe dan Jefrianto yang merupakan pekerja PT Istaka Karya. Martinus kabur dengan menahan luka tembak di kaki kiri, sedangkan Jefrianto menderita luka tembak di pelipis kiri.

Baca juga: 200 Brimob didatangkan untuk atasi kelompok bersenjata di Papua

Selain dua pekerja PT Istaka Karya tersebut, petugas juga mengidentifikasi Irawan yang merupakan Karyawan Telkomsel dan salah satu petugas Puskesmas bernama Jhon yang mengantar para korban selamat.

“Keterangan dari mereka bahwa Pos Mbua Satgas 755/Yalet telah hancur diserang oleh KKB. Mereka bersama-sama dengan anggota Pos Mbua Satgas 755/Yalet menyelamatkan diri dengan berjalan kaki ke arah Wamena,” ungkap Dantimsus Polda Papua, AKP Zacharia.

Zacharia melalui telepon satelit juga menjelaskan bahwa saat korban berjalan, bersama anggota Pos Mbua Satgas 755/Yalet, mereka melihat ada satu anggota TNI yang gugur.

“Salah satu dari keempat orang tersebut saat penyerangan yang dilakukan oleh KKB sempat mengamankan satu pucuk senpi milik TNI dan menyembunyikannya di dekat jalan saat melarikan diri,” jelasnya.

Kondisi dua orang yang terkena tembakan tersebut sadar dan dapat berjalan, sementara dilakukan penanganan awal oleh dokter yang ikut rombongan tim Evakuasi. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

Elshinta.com - Dua orang karyawan PT Istaka Karya bersama dua orang lain berhasil lolos dari sergapan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Dua karyawan PT Istaka Karya sebelumnya sempat disekap oleh KKB.

Selamatnya empat orang tersebut diketahui setelah berhasil melaporkan diri mereka melalui telepon satelit ke Dantimsus Polda Papua dan tim rombongan evakuasi di Distrik Yal, Kabupaten Nduga.

Seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Selasa (4/12), identitas keempat korban selamat tersebut di antaranya Martinus Sampe dan Jefrianto yang merupakan pekerja PT Istaka Karya. Martinus kabur dengan menahan luka tembak di kaki kiri, sedangkan Jefrianto menderita luka tembak di pelipis kiri.

Baca juga: 200 Brimob didatangkan untuk atasi kelompok bersenjata di Papua

Selain dua pekerja PT Istaka Karya tersebut, petugas juga mengidentifikasi Irawan yang merupakan Karyawan Telkomsel dan salah satu petugas Puskesmas bernama Jhon yang mengantar para korban selamat.

“Keterangan dari mereka bahwa Pos Mbua Satgas 755/Yalet telah hancur diserang oleh KKB. Mereka bersama-sama dengan anggota Pos Mbua Satgas 755/Yalet menyelamatkan diri dengan berjalan kaki ke arah Wamena,” ungkap Dantimsus Polda Papua, AKP Zacharia.

Zacharia melalui telepon satelit juga menjelaskan bahwa saat korban berjalan, bersama anggota Pos Mbua Satgas 755/Yalet, mereka melihat ada satu anggota TNI yang gugur.

“Salah satu dari keempat orang tersebut saat penyerangan yang dilakukan oleh KKB sempat mengamankan satu pucuk senpi milik TNI dan menyembunyikannya di dekat jalan saat melarikan diri,” jelasnya.

Kondisi dua orang yang terkena tembakan tersebut sadar dan dapat berjalan, sementara dilakukan penanganan awal oleh dokter yang ikut rombongan tim Evakuasi. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:52 WIB

BMKG: Gempa di Papua akibat deformasi batuan

Minggu, 16 Desember 2018 - 18:10 WIB

Gempa M 6,1 guncang Keerom, Papua

Minggu, 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com