Polisi siap gelar perkara OTT Pungli Jasa Pelayanan
Elshinta
Rabu, 05 Desember 2018 - 09:27 WIB |
Polisi siap gelar perkara OTT Pungli Jasa Pelayanan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2zGV3oA

Elshinta.com - Jajaran Kepolisian Resort Trenggalek, Jawa Timur berencana melakukan gelar perkara hasil operasi tangkap tangan kasus (dugaan) pungutan liar dana jasa pelayanan (jaspel) di Puskesmas Pule.

Rencana itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Handana, Rabu (05/12) menindaklanjuti hasil pemeriksaan kasus tersebut setelah sebulan dilakukan OTT terhadap tujuh pegawai Puskesmas Pule.

"Pemeriksaan kasus ini berjalan sedikit lama karena memang kami tidak ingin mengganggu proses pelayanan kesehatan di Puskesmas (Pule)," kata Sumi Handana menjelaskan, dikutip Antara.

Baca juga: Maraknya OTT KPK bukti kegagalan parpol

Ia menjelaskan, dalam melakukan penyelidikan, baik pemanggilan maupun pemeriksaan para saksi, polisi tidak bisa gegabah.

Pasalnya, mayoritas saksi merupakan tenaga fungsional dan administrasi di Puskesmas Pule yang menjadi sasaran OTT.

Mereka pada saat bersamaan harus melaksanakan tugasnya sebagai pelayan publik, baik pegawai negeri sipil (PNS) atau pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di puskesmas.

"Karena itu pemeriksaan harus bergantian, sehingga lebih lama," katanya.

Dari gelar perkara inilah, polisi akan memperoleh kesimpulan terkait proses penyelidikan yang dilakukan, hingga menentukan tersangka.

"Kami tidak berani memutuskan siapa yang bersalah akan peristiwa ini sebelum melakukan gelar perkara. Dan itu akan dilakukan secepatnya," katanya.

Dari hasil gelar perkara itu, lanjut Handana, selain menentukan tersangka polisi juga bisa menentukan tuntutan terhadap tersangka tersebut.

Sebab dalam kasus OTT tersebut ada dua pelanggaran dari segi pidana dan juga administrasi.

Konsekuensinya, jika memang ditemukan unsur pelanggaran pidananya, polisi akan meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan, hingga proses hukumnya selesai.

Sedangkan jika hanya dilakukan pelanggaran dari segi administrasi, maka kasus tersebut dilimpahkan ke inspektorat.

"Kendati pelanggarannya hanya dari segi administrasi pastinya akan ada saksi yang diberikan, seperti mutasi, penundaan kenaikan pangkat dan sebagainya, tergantung hasil penyelidikan yang dilakukan inspektorat," katanya.

OTT dugaan pungli dana Jaspel di Puskesmas Pule dilakukan tim Satreskrim Polres Trenggalek pada 17 Oktober 2018. Saat itu, ada tujuh pegawai puskesmas yang ditangkap karena diduga terkait langsung dalam praktik pemotongan dana jasa pelayanan.

Untuk kepentingan pendalaman kasus, penyidik kepolisian selanjutnya mencari tambahan barang bukti.

Namun hingga Jumat (19/10), belum ada penetapan satupun tersangka ditetapkan.

Alasannya penyidik masih mengembangkan proses penyelidikan terhadap saksi, tujuh orang pegawai negeri sipil (PNS) puskesmas setempat yang disebut sebagai tim teknis.

Tim teknis tersebut bertugas mengkoordinir jumlah uang yang nantinya diberikan oleh 65 pegawai atau staf penerima jaspel kesehatan sebesar 10 persen dari jumlah yang diterima.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi geledah rumah dan sita barang bukti milik terduga teroris
Jumat, 16 Agustus 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri membawa sejumlah barang ...
Ini kondisi empat anggota polisi korban pembakaran saat amankan demo di Cianjur
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan ada empat anggota p...
Polisi pindahkan saksi kunci pembunuhan satu keluarga ke rumah sakit di Kota Serang
Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:43 WIB
Elshinta.com - Polresta Serang bersama dengan Polda Banten memindahkan saksi kunci dari Rumah Sakit ...
Polisi amankan terduga pelaku penembak anjing viral di medsos
Kamis, 15 Agustus 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse kriminal Polresta Tangerang mengamankan terduga pelaku yang menembak ...
Polisi gagalkan penyelundupan delapan truk produk ilegal
Kamis, 15 Agustus 2019 - 09:10 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan delapan truk produk ilegal dar...
Polisi panggil beberapa saksi penganiayaan karyawan cafe
Rabu, 14 Agustus 2019 - 21:16 WIB
Elshinta.com - Penganiayaan yang menimpa Novi Fransisca karyawan Cafe and Beer House Triangle, tep...
Polda Jatim masukkan tersangka penipuan haji ke dalam DPO
Rabu, 14 Agustus 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan Pold...
Catut nama Sekda Kota Malang dan Kepala Satpol PP, ASN tipu warga
Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:37 WIB
Elshinta.com - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur ...
Polresta Serang lakukan olah TKP pembantaian satu keluarga
Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Terjadi dugaan pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Kampung Gegeneng, Desa Sukada...
Briptu Heidar ditemukan meninggal usai disandera KKB 
Senin, 12 Agustus 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Briptu Heidar, anggota Polda Papua yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once