Made in Indonesia Expo 2018 di Jeddah hadirkan 13 ribu pengunjung
Elshinta
Rabu, 05 Desember 2018 - 09:00 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Made in Indonesia Expo 2018 di Jeddah hadirkan 13 ribu pengunjung
Foto: KJRI Jeddah

Elshinta.com - Pameran tunggal bertajuk Made in Indonesia Expo 2018 yang digelar selama empat hari, 28 November – 1 Desember, di Jeddah Center for Forums and Events, berhasil membukukan total transaksi senilai USD14.024.102,07 atau kurang lebih setara dengan Rp200 miliar. 

Data pengunjung yang dirilis oleh PT Wahyu Promo Citra selaku Event Organizer menyebutkan, pameran tunggal yang menghadirkan 75 anjungan produk-produk dan jasa dari berbagai perusahaan di Indonesia ini mencapai lebih dari 13 ribu pengunjung.

Produk unggulan Indonesia yang dipamerkan antara lain, produk olahan kelapa sawit (minyak sawit dan mentega), furniture, karoseri mobil/bus, bumbu dan rempah, teh dan kopi, busana muslim, kain songket, sepatu, kertas, perhiasan, makanan olahan (bakso, sarden, rendang, keripik buah, naget, saos, kecap dan santan kelapa).

Sementara untuk promosi destinasi pariwisata dan investasi, ditawarkan berbagai pilihan dan peluang pada sejumlah provinsi dan daerah di Indonesia.

Dalam siaran pers KJRI Jeddah yang diterima Redaksi elshinta.com, Selasa (4/12) malam, diinformasikan bahwa di sela-sela kegiatan pameran Indonesia Expo 2018, diselenggarakan pula kegiatan forum bisnis sebanyak 5 kali, yang mengupas seputar hubungan perdagangan Indonesia - Arab Saudi dan prospek palm oil Indonesia, tenaga kerja profesional Indonesia, kerjasama perdagangan dan investasi Indonesia - Arab Saudi, potensi sektor parwisata di Indonesia dan  seputar pangan dan otomotif.

"Jadi pameran ini untuk mempromosikan Indonesia di Arab Saudi khususnya dan Timur Tengah umumnya. Indonesia belum dipandang sebagai sebuah negara yang memiliki potensi hubungan dagang atau tempat wisata dan investasi yang menguntungkan," kata Ketua Penyelenggara Pameran Indonesia Expo 2018, Sukur Sakka.

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin menegaskan bahwa pelaksanaan pameran tunggal perdana yang memadukan promosi di bidang Trade, Tourism and Investment (TTI), termasuk promosi penempatan tenaga kerja profesional, ini merupakan wujud komitmen kerja sama  yang telah dihasilkan dari kunjungan Raja Salman ke Indonesia pada  awal Maret 2017.

Konjen Hery menilai, pameran tunggal ini merupkan momentum strategis untuk melakukan penetrasi dan ekspansi pasar produk-produk ekspor Indonesia ke Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah lainnya.

Ditegaskan Konjen bahwa Arab Saudi merupakan pasar yang cukup menjanjikan bagi berbagai produk ekspor Indonesia. Indonesia, kata dia, merupakan negara pengirim jamaah haji terbesar di dunia dengan jumlah lebih dari 221 ribu orang, ditambah jamaah umrah yang berjumlah lebih dari 1,2 juta orang per tahun.

"Berbagai produk ekspor Indonesia yang terkait kebutuhan catering, akomodasi dan transportasi haji dan umrah menjadi peluang pasar yang perlu digarap bersama secara baik," ucap Konjen Hery.

Secara statistik, lanjut Konjen, nilai ekspor non-migas Indonesia ke Arab Saudi pada akhir tahun 2017 mencapai US$ 1,38 miliar atau naik 3,8% dibandingkan tahun 2016 sebesar US$ 1,33 miliar, dengan surplus perdagangan mencapai US$ 627 juta.

Di sela-sela kegiatan misi dagang dan pameran Indonesia Expo 2018 telah dilakukan penandatanganan sebanyak 15 perjanjian kerja sama dalam bentuk Letter of Agreement (LoA) dan Letter of Intent (LoI). 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Emas berjangka menguat pada level tertinggi 14 bulan
Rabu, 19 Juni 2019 - 09:46 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada ak...
Presiden: Iran tidak akan perang melawan negara manapun
Selasa, 18 Juni 2019 - 18:47 WIB
Elshinta.com - Iran tidak akan perang melawan negara manapun, kata Presiden Hassan Rouhani pada...
Harga emas berjangka turun akibat aksi ambil untung
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tip...
Dolar melayang di dekat tertinggi dua minggu, jelang pertemuan The Fed
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:34 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar Amerika Serikat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya ham...
Presiden Jokowi temui pansel calon pimpinan KPK
Senin, 17 Juni 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menemui sembilan orang anggota panitia seleksi (pansel) pim...
Diplomat senior Uni Eropa dukung kesepakatan nuklir Iran
Senin, 17 Juni 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Diplomat paling senior kedua Uni Eropa menegaskan dukungan blok tersebut terhada...
Minyak naik di perdagangan Asia pascaserangan tanker di Timur Tengah
Senin, 17 Juni 2019 - 09:26 WIB
Elshinta.com - Harga minyak naik di perdagangan Asia pada Senin (17/6) pagi, setelah Menteri Lu...
Arab Saudi salahkan Iran atas serangan terhadap tanker
Minggu, 16 Juni 2019 - 13:36 WIB
Elshinta.com - Putra Mahkota Arab Saudi menyalahkan Iran atas serangan terhadap dua kapal tanke...
Indonesia suarakan solidaritas terhadap pekerja Palestina dalam pertemuan ILO
Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:13 WIB
Elshinta.com - Presiden Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Mohammad Syaiful Bahri Anshori ...
Emas naik setelah pasar saham AS melemah
Kamis, 13 Juni 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
TwokWono