Jumat, 14 Desember 2018 | 16:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

UKM / Pemasaran

Peran IG TV untuk meningkatkan pemasaran digital di Instagram

Rabu, 05 Desember 2018 - 10:36 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2RvBjep
Sumber foto: https://bit.ly/2RvBjep

Elshinta.com -  Seperti yang diketahui,  Instagram memiliki fitur video. Sebuah fitur yang memungkinkan pengguna Instagram dapat memutar video lebih lama daripada biasanya. IG TV menjadi jawaban dari perbincangan yang ada selama ini. Sebelumnya, Instagram meluncurkan Instastories yang memungkinkan penggunanya juga mengunggah konten video dengan durasi sekitar 15 detik. 

Fitur IG TV yang baru diluncurkan tersebut mampu menampilkan video dengan durasi hingga 1 jam. Sedikit berbeda dengan Youtube, Instagram mementingkan video dengan layar vertikal tidak dalam formal horizontal seperti pada video umumnya. Lantas, apa yang membuat fitur IG TV ini istimewa? Bagaimana pula peranannya dalam mendukung pemasaran di Instagram? Berikut ulasannya. 

Konsumsi konten video

Konten video merupakan salah satu jenis konten yang mengalami peningkatan secara signifikan. Baik dari segi penontonnya maupun konten kraetornya. Sebuah laporan yang dirilis oleh Ericsson berjudul Mobility Report mengungkapkan bahwa 55% penggunaan data seluler disumbang dari konsumsi video. Artinya, konsumsi masyarakat terhadap konten-konten video bisa dikatakan cukup besar. 

Peningkatan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Akses internet yang semakin cepat dan merata di berbagai daerah salah satunya. Harga kuota internet yang semakin terjangkau dan wifi yang semakin banyak tersedia di tempat-tempat umum menjadi faktor lain meningkatkan konsumsi video oleh warganet Indonesia. 

Efektivitas konten video 

Konten video dianggap menjadi salah satu konten yang cukup efektif untuk memasarkan sebuah produk atau membangun brand awareness terhadapnya. Itu disebabkan karena konten audio visual lebih mudah masuk ke pikiran konsumen. Terlebih lagi, bila kontennya dibuat dengan sangat baik sehingga ingatan terhadap iklan video bertahan cukup lama. 

Baca juga: Instagram segera tindak `like` dan `follow` tak autentik

Berdasarkan data dari Tubularinsight, 64 persen konsumen membeli sebuah produk setelah menonton konten video promosinya di media sosial. Data ini jelas membuktikan bahwa konten video merupakan salah satu strategi terbaik untuk memasarkan produk. 

Konten IG TV

Fitur IG TV yang telah disediakan oleh Instagram, ada baiknya bila dimanfaatkan secara optimal. Kamu bisa membuat sebuah video tentang demo produk, behind the sceane produk, atau testimony pengguna yang telah mencoba produk kamu. Sekarang ini, aplikasi-aplikasi editor video sudah banyak ditemukan dengan cara penggunaan yang semakin mudah. Ada yang berbayar, ada pula yang gratis. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Konsultasi | 14 Desember 2018 - 16:07 WIB

Strategi bisnis DAMN I Love Indonesia yang patut ditiru

Kesehatan | 14 Desember 2018 - 15:45 WIB

Hindari kanker dengan menghindari barang ini di ruangan Anda

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:27 WIB

Perbaikan Polsek Ciracas ditargetkan selesai pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 15:19 WIB

Kemhan gelar Bela Negara Run 2018

Elshinta.com -  Seperti yang diketahui,  Instagram memiliki fitur video. Sebuah fitur yang memungkinkan pengguna Instagram dapat memutar video lebih lama daripada biasanya. IG TV menjadi jawaban dari perbincangan yang ada selama ini. Sebelumnya, Instagram meluncurkan Instastories yang memungkinkan penggunanya juga mengunggah konten video dengan durasi sekitar 15 detik. 

Fitur IG TV yang baru diluncurkan tersebut mampu menampilkan video dengan durasi hingga 1 jam. Sedikit berbeda dengan Youtube, Instagram mementingkan video dengan layar vertikal tidak dalam formal horizontal seperti pada video umumnya. Lantas, apa yang membuat fitur IG TV ini istimewa? Bagaimana pula peranannya dalam mendukung pemasaran di Instagram? Berikut ulasannya. 

Konsumsi konten video

Konten video merupakan salah satu jenis konten yang mengalami peningkatan secara signifikan. Baik dari segi penontonnya maupun konten kraetornya. Sebuah laporan yang dirilis oleh Ericsson berjudul Mobility Report mengungkapkan bahwa 55% penggunaan data seluler disumbang dari konsumsi video. Artinya, konsumsi masyarakat terhadap konten-konten video bisa dikatakan cukup besar. 

Peningkatan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Akses internet yang semakin cepat dan merata di berbagai daerah salah satunya. Harga kuota internet yang semakin terjangkau dan wifi yang semakin banyak tersedia di tempat-tempat umum menjadi faktor lain meningkatkan konsumsi video oleh warganet Indonesia. 

Efektivitas konten video 

Konten video dianggap menjadi salah satu konten yang cukup efektif untuk memasarkan sebuah produk atau membangun brand awareness terhadapnya. Itu disebabkan karena konten audio visual lebih mudah masuk ke pikiran konsumen. Terlebih lagi, bila kontennya dibuat dengan sangat baik sehingga ingatan terhadap iklan video bertahan cukup lama. 

Baca juga: Instagram segera tindak `like` dan `follow` tak autentik

Berdasarkan data dari Tubularinsight, 64 persen konsumen membeli sebuah produk setelah menonton konten video promosinya di media sosial. Data ini jelas membuktikan bahwa konten video merupakan salah satu strategi terbaik untuk memasarkan produk. 

Konten IG TV

Fitur IG TV yang telah disediakan oleh Instagram, ada baiknya bila dimanfaatkan secara optimal. Kamu bisa membuat sebuah video tentang demo produk, behind the sceane produk, atau testimony pengguna yang telah mencoba produk kamu. Sekarang ini, aplikasi-aplikasi editor video sudah banyak ditemukan dengan cara penggunaan yang semakin mudah. Ada yang berbayar, ada pula yang gratis. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com