Ketua KY penuhi panggilan Polda Metro Jaya
Elshinta
Rabu, 05 Desember 2018 - 11:22 WIB |
Ketua KY penuhi panggilan Polda Metro Jaya
 Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus. Sumber foto: https://bit.ly/2nwEjK1

Elshinta.com - Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus akan memenuhi panggilan Unit Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait laporan Cicut Sutiarso terhadap Juru Bicara KY Farid Wajdi.

"Ya, saya akan penuhi panggilan Polda Metro Jaya hari ini (Rabu,5/12)," kata Jaja ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (05/12).

Jaja direncanakan akan memberikan keterangan di Unit I Subditkamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada pukul 09.30 WIB.

Sementara itu kuasa hukum Farid Wajdi, Mahmud Irsad Lubis, menyatakan bahwa kliennya juga akan memenuhi panggilan saksi ke II di Polda Metro Jaya, berdasarkan surat Panggilan Saksi ke II Nomor S.Pgl/11044/XI/2018/Ditreskrimum pada Rabu (05/12).

"Sesuai dengan panggilan, Bapak Farid rencananya akan hadir pada pukul 14.00 WIB di Unit V Subditkamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Mahmud dikutip Antara.

Mahmud menjelaskan Farid Wajdi memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus pemberitaan media nasional dan merupakan penugasan dari Ketua KY Jaja Ahmad Jayus.

"Pemanggilan kedua ini terkait laporan Ketua Umum Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Syamsul Ma'arif terhadap Juru Bicara KY Farid Wajdi," jelas Mahmud.

Sebelumnya pada Rabu (12/9) Farid Wajdi memberikan pernyataan dalam satu media cetak nasional yang menyebutkan persoalan terkait keluhan hakim di daerah akibat adanya kewajiban iuran untuk mendukung turnamen tenis di lingkungan pengadilan.

Atas pernyataan di media cetak tersebut, Farid kemudian dilaporkan oleh Ketua Umum Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Syamsul Ma'arif dan Hakim Tinggi Cicit Sutiarso ke Polda Metro Jaya dengan menggunakan Pasal 28 (2) Jo. Pasal 45A ayat (2) UU ITE.

Kendati demikian pihak kuasa hukum Farid menjelaskan bahwa pernyataan kliennya dalam berita tersebut tidak mengandung kebencian maupun permusuhan, apalagi memiliki tujuan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 (2) Jo. Pasal 45A ayat (2) UU ITE.

Terkait dengan pernyataan Farid dalam berita tersebut, Dewan Pers juga telah memberikan penilaian yang menyatakan bahwa Farid Wajdi melakukan tugas sebagai Juru Bicara KY, sehingga jika ada yang keberatan dengan pemberitaan tersebut maka dapat melalui hak jawab atau hak koreksi.

Mahmud selaku kuasa hukum Farid menjelaskan bahwa Dewan Pers telah mengirimkan surat kepada Direktur Rekrimum Polda Metro Jaya yang menjelaskan bahwa terkait pelaporan Farid Wajdi ke Polda Metro Jaya adalah sengketa pers dan bukan delik pidana.

Menurut Mahmud, laporan polisi tersebut melanggar fatsun serta prinsip "checks and balances" dalam bernegara dan dilakukan terhadap lembaga resmi yang berwenang dalam menjalankan tugasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi telah ajukan asesmen rehabilitasi artis Rio Reifan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 09:40 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian dari Polda Metro Jaya telah mengajukan asesmen rehabilitasi untuk ...
Polda Metro Jaya buru pemasok sabu Rio Reifan
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 07:27 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya saat ini tengah memburu pemasok narkoba berinisial B yang diketahu...
KMP desak Kejagung usut tuntas dugaan SPPD dan Bimtek Fiktif di DPRD Purwakarta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 11:02 WIB
Elshinta.com - Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) mendatangi kantor Kejasaan Agung (Kejagung), R...
Bawa burung dilindungi, mantan nahkoda dan delapan ABK dihukum delapan bulan penjara
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:19 WIB
Elshinta.com - Terbukti bersalah membawa puluhan burung yang dilindungi dari Ambon, mantan nahkoda Z...
Suap impor bawang putih, APT2PHI desak KPK periksa Mendag
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:09 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Menteri Pertanian yaitu Direktorat Jende...
Deputi IV Kemenpora Mulyana dituntut 7 tahun penjara
Kamis, 15 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana dituntut 7 tahun p...
Tersangka pelaku pembakaran hutan jumlahnya sudah 60-an
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera d...
Pemeran `seks gangbang` diduga produksi banyak video porno
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:06 WIB
Elshinta.com - Polres Garut, Jawa Barat, mengusut kasus video porno `seks gangbang` yang beredar l...
Viral video `seks gangbang`, satu orang ditangkap dan sisanya masih diburu polisi
Kamis, 15 Agustus 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kasus beredarnya video porno `seks gangbang` di Garut, Jawa Barat, membuat heboh wa...
Romli Atmasasmita sebut SAT lepas karena KPK ceroboh
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Ahli hukum senior, Prof. Romli Atmasasmita mengatakan, bahwa lepasnya Syafruddin Ar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once