Senin, 17 Desember 2018 | 04:18 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Kemenkeu sebut pelaksanaan anggaran tetap terkendali meski tak ajukan APBN-P

Rabu, 05 Desember 2018 - 13:16 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani di Nusa Dua, Bali, Rabu (5/12). Sumber foto: https://bit.ly/2E1r7pZ
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani di Nusa Dua, Bali, Rabu (5/12). Sumber foto: https://bit.ly/2E1r7pZ

Elshinta.com - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan pelaksanaan penerimaan maupun belanja negara hingga mendekati akhir tahun 2018 tetap terkendali meski pemerintah tidak mengajukan APBN Perubahan.

"Pelaksanaan APBN jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Askolani di Nusa Dua, Bali, Rabu (5/12), sebagaimana dikutip Antara.

Ia menjelaskan pengelolaan APBN yang baik tersebut terlihat dari penerimaan perpajakan yang tumbuh `double digit`, penerimaan negara bukan pajak yang terbantu oleh naiknya harga minyak dunia, dan kecepatan penyerapan belanja yang lebih baik dari 2016-2017.

"Defisit anggaran juga lebih kecil dari target yang ditetapkan dalam APBN. Ini mungkin pencapaian pertama kali, kita bisa kendalikan defisit, jauh lebih kecil dari 2,19 persen," lanjut dia.

Baca juga: Menkeu: Indonesia mudahkan akses perempuan di era digital

Pencapaian ini juga telah terlihat dari optimalisasi penerimaan perpajakan maupun efektivitas belanja negara sejak awal tahun hingga semester I-2018 yang membuat pemerintah tidak lagi memerlukan pengajuan APBN-P.

"Bagusnya dengan tidak ada APBN-P, pemerintah dan KL (Kementerian/Lembaga) bisa fokus melaksanakan tugas. Kalau kita mengajukan APBN-P, kita harus melakukan perubahan dokumen dan rancangan," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

Elshinta.com - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan pelaksanaan penerimaan maupun belanja negara hingga mendekati akhir tahun 2018 tetap terkendali meski pemerintah tidak mengajukan APBN Perubahan.

"Pelaksanaan APBN jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Askolani di Nusa Dua, Bali, Rabu (5/12), sebagaimana dikutip Antara.

Ia menjelaskan pengelolaan APBN yang baik tersebut terlihat dari penerimaan perpajakan yang tumbuh `double digit`, penerimaan negara bukan pajak yang terbantu oleh naiknya harga minyak dunia, dan kecepatan penyerapan belanja yang lebih baik dari 2016-2017.

"Defisit anggaran juga lebih kecil dari target yang ditetapkan dalam APBN. Ini mungkin pencapaian pertama kali, kita bisa kendalikan defisit, jauh lebih kecil dari 2,19 persen," lanjut dia.

Baca juga: Menkeu: Indonesia mudahkan akses perempuan di era digital

Pencapaian ini juga telah terlihat dari optimalisasi penerimaan perpajakan maupun efektivitas belanja negara sejak awal tahun hingga semester I-2018 yang membuat pemerintah tidak lagi memerlukan pengajuan APBN-P.

"Bagusnya dengan tidak ada APBN-P, pemerintah dan KL (Kementerian/Lembaga) bisa fokus melaksanakan tugas. Kalau kita mengajukan APBN-P, kita harus melakukan perubahan dokumen dan rancangan," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:12 WIB

Polisi akan periksa saksi ahli kasus blangko KTP-el

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:38 WIB

Menteri PPPA: Belum ada daerah layak anak

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:26 WIB

PDAM Tirtanadi launching SMS Gateway bagi pelanggan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com