Senator AS: Mohammed bin Salman `terlibat` pembunuhan Khashoggi
Rabu, 05 Desember 2018 - 13:46 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Sumber foto: https://bit.ly/2hTVbaS

Elshinta.com - Salah seorang Senator Amerika Serikat, Lindsey Graham mengatakan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman `terlibat` dan bertanggung jawab atas pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi.

"Putra Mahkota itu adalah bola penghancur. Saya kira ia terlibat dalam pembunuhan Khashoggi sampai tingkat paling tinggi," kata Graham kepada wartawan setelah penjelasan intelijen oleh Direktur CIA Gina Haspel.

Sebelumnya, Haspel memberi penjelasan kepada sekelompok kecil senator mengenai pembunuhan Khashoggi, setelah kritikan dari beberapa anggota Parlemen mengenai ketidakhadirannya pekan lalu selama penjelasan di Senat mengenai Yaman, yang turut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Penasehat Keamanan John Bolton.

Baca juga: Pembunuhan Khashoggi: Bukan diperintahkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman

Meski demikian, CIA belum mengeluarkan komentar terbuka mengenai pembunuhan tersebut, tapi beberapa laporan mengatakan bahwa lembaga itu menyimpulkan putra mahkota Arab Saudi `memerintahkan pembunuhan tersebut`.

Lebih lanjut, Graham mengatakan Mohammed bin Salman dan Arab Saudi adalah dua lembaga terpisah, dan putra mahkota tersebut tak bisa menjadi mitra yang bisa dipercaya buat AS, demikian dilaporkan Kantor Berita Anadolu yang dilansir Antara, Rabu (5/12).

Sementara itu, Senator Bob Corker, satu dari delapan senator yang mendengarkan penjelasan CIA, juga mengatakan ia percaya bahwa Mohammed bin Salman bertanggung-jawab atas pembunuhan itu.

"Kalau ia berada di hadapan juri, ia akan divonis dalam 30 menit, bersalah," kata Corker.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 15 April 2019 - 15:00 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan me...
Senin, 15 April 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Amerika Serikat, Menteri PPN/Kepala Bapp...
Senin, 15 April 2019 - 10:19 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, ...
Senin, 15 April 2019 - 08:32 WIB
Elshinta.com - Dalam pertemuan bilateral di Istana Al-Qasr Al-Khas, Minggu (14/4), Preside...
Senin, 15 April 2019 - 06:54 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Arab Saudi menerima kunjun...
Sabtu, 13 April 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia siap menempuh proses litigasi melalui Organisasi Perda...
Jumat, 12 April 2019 - 16:03 WIB
Elshinta.com - Bom yang disembunyikan di antara tas tomat di satu pasar Pakistan menewaskan sed...
Jumat, 12 April 2019 - 09:53 WIB
Elshinta.com - Kematian seorang pelajar asal Indonesia di China sampai saat ini masih dalam pen...
Kamis, 11 April 2019 - 13:19 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Turki bisa membeli lebih banyak rudal S-400 atau sistem lain pertahan...
Kamis, 11 April 2019 - 09:11 WIB
Elshinta.com - Serangan militer yang dilancarkan oleh pasukan yang berafiliasi kepada komandan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)