Fadli Zon: Saut Situmorang tak paham mekanisme pembuatan UU
Elshinta
Rabu, 05 Desember 2018 - 14:35 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Fadli Zon: Saut Situmorang tak paham mekanisme pembuatan UU
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Foto: Dody Handoko/Elshinta

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengatakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang tidak memahami mekanisme pembuatan undang-undang (UU) terkait wacananya agar anggota DPR tidak digaji jika suatu aturan tidak rampung.

"Ya mungkin dia (Saut Situmorang) nggak ngerti bagaimana mekanisme pembuatan undang-undang. Mungkin dia harus belajar lagi," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).

Dilaporkan Reporter Elshinta Dody Handoko, Fadli menjelaskan, lamanya pembuatan dan pembahasan UU di DPR bukan karena persoalan mau atau tidak, tapi karena adanya tarik-menarik politik dalam pembahasannya. 

Baca juga: Fadli Zon setuju revisi UU Tipikor secara holistik

“Tidak semua harus diundangkan. Bayangkan nanti orang harus pakai peci harus diundangkan, harus pakai baju diundangkan. Di negara-negara tertentu mereka sudah habis, artinya peraturannya sudah diundangkan semua, rakyat juga belum tentu mau diatur dengan undang-undang. Kan perlu ada kebebasan. Kecuali undang-undang yang memang dibutuhkan," bebernya.

Ia meminta agar Saut tak sembarangan bicara. Apalagi, jika pernyataan yang dikeluarkan tidak sesuai tupoksi. "Jadi pernyataan itu saya kira pernyataan yang di luar tupoksinya sebagai Komisioner KPK, jadi harus hati-hati lah jangan ngomong sembarangan gitu," ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertemuan Melanesian Spearhead Group bahas isu kriminal dan kejahatan global
Rabu, 17 Juli 2019 - 00:26 WIB
Elshinta.com - Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Jermias Rontini, memimpin delegasi Indonesi...
391 jemaah calhaj resti tetap semangat berangkat ke Mekkah
Selasa, 16 Juli 2019 - 22:37 WIB
Elshinta.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)Embarkasi Medan, Sumatera Utara, ...
 Rakorwil TPID se-Kalimantan fokus bahas sinergi kerjasama antardaerah
Selasa, 16 Juli 2019 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Sinergi dan inovasi menjadi pokok pembahasan Rakorwil Tim Pengendalian Inflasi D...
Gapensi Jayapura agendakan Muscab
Selasa, 16 Juli 2019 - 21:37 WIB
Elshinta.com - Badan Pimpinan Cabang Sentani (BPC) Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (G...
Perbanyak Kampung KB, Bupati Kudus harapkan penurunan angka TFR
Selasa, 16 Juli 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan yakni deng...
Ekspedisi Destana Tsunami di Lumajang sukses
Selasa, 16 Juli 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Ekspedisi Destana Tsunami 2019 yang telah dilaksanakan di Kabupaten Lumajan...
Reuni Magellan ke-10, jalan tingkatkan peran strategis luar negeri Indonesia
Selasa, 16 Juli 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia menggelar seminar internasional menyambut pertemuan ke...
Sekalipun Tol BORR mangkrak, kontraktor tak diberi dispensasi waktu
Selasa, 16 Juli 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ), Hendro Atmodjo menegaskan bahwa...
Manipulasi data PPDB, lima anak di Bogor batal masuk SMA Negeri
Selasa, 16 Juli 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menyebutkan bahwa ada lima ...
Sukoharjo komitmen cegah pernikahan anak
Selasa, 16 Juli 2019 - 19:22 WIB
Elshinta.com - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke–26 di Kabupaten Sukoh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)