UNKRIS bantu masyarakat Rumambe II, Karawang perbaiki Citarum
Elshinta
Rabu, 05 Desember 2018 - 17:52 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
UNKRIS bantu masyarakat Rumambe II, Karawang perbaiki Citarum
Istimewa. Foto: Heny Firdawati/Elshinta

Elshinta.com - Ratusan Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di wilayah industri, Dusun Rumambe II, Desa Anggadita, Klari, Karawang, Jawa Barat belum begitu paham mengenai pelestarian lingkungan. Pasalnya, mereka masih membuang sampah Rumah Tangga ke Sungai Citarum yang juga melintasi Desa tersebut.

Hal tersebut berdasarkan data yang disampaikan oleh Koordinator Kebijakan Publik Sektor 18 Program Citarum Harum dari Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), Dr Semuel Th Salean saat memberikan sosialisasi penanganan limbah rumah tangga, termasuk edukasi tentang pentingnya mengetahui aturan tinggal dan tidak mendirikan bangunan di pinggir sungai.

"Sudah ada ketentuannya di Perda, tugas kami selaku perguruan tinggi, menyampaikan kepada masyarakat, demi nafas sungai Citarum," ujar Semuel yang juga Ketua PPM Fakultas Teknik UNKRIS kepada Reporter Elshinta Heny Firdawati beberapa waktu lalu.

Baca juga: Elshinta Peduli Kemanusiaan salurkan bantuan ke Bukit Tunggal

Program pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan hingga tujuh tahun ke depan sebagai bentuk implementasi dari Perpres Nomor 15 Tahun 2018. Rencananya, jelas Semuel, akan melibatkan sejumlah pihak, dalam hal ini para pegiat PKK dan Anggota Karang Taruna di dusun tersebut.

"Tidak cukup sosialisasi, terutama teknik pengolahan limbah rumah tangga, kita rangkul PKK dan Karang Taruna, bareng-bareng semua harus peduli Citarum," lanjut dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hadapi persoalan sampah, Pemkot Cirebon gunakan TPS mobil
Selasa, 16 Juli 2019 - 22:13 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Daerah Kota Cirebon, Jawa Barat melakukan berbagai terobosan dalam me...
Bupati Garut: Pengiriman air bersih siap 24 jam
Selasa, 16 Juli 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menjamin ketersediaan air bersih bag...
Bareskrim perangi perdagangan satwa liar ilegal
Selasa, 16 Juli 2019 - 10:02 WIB
Elshinta.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri akan terus perang...
Musim kemarau, BPBD imbau masyarakat waspada karhutla
Senin, 15 Juli 2019 - 18:13 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang mengimbau masyar...
Diduga tercemar, Sungai Langsur berwarna hijau kebiruan
Senin, 15 Juli 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Warga di bantaran Sungai Langsur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa...
Halal bihalal, relawan bersama TNI-Polri bersih-bersih Masjid Agung Kudus
Minggu, 14 Juli 2019 - 21:50 WIB
Elshinta.com - Ratusan relawan dari berbagai komunitas, organisasi masyarakat, Polri dan T...
KLHK targetkan pengelolaan sampah 100 persen pada 2025
Sabtu, 13 Juli 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menargetkan dapat mengelol...
Kementerian PUPR sebut lahan pertanian beririgasi teknis tak terdampak kekeringan
Sabtu, 13 Juli 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU...
Pemprov DKI Jakarta canangkan peta jalan atasi pencemaran udara
Jumat, 12 Juli 2019 - 17:55 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup mencanangkan peta...
1.500 personel diterjunkan untuk cegah karhutla Riau
Kamis, 11 Juli 2019 - 10:47 WIB
Elshinta.com - Sekitar 1.500 personel gabungan diterjunkan untuk mencegah terjadinya kebakaran ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)