Minggu, 16 Desember 2018 | 00:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Aparat berhasil amankan bandit jalanan beserta senjata tajam

Rabu, 05 Desember 2018 - 15:45 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2E2ETbS
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2E2ETbS

Elshinta.com - Polisi berhasil mengamankan bandit jalanan bersenjata tajam berinisial AR (22), di Halte Busway Benhil Tanah Abang, Jakarta Pusat Selasa (4/12) malam.

Tersangka belakangan diketahui merupakan tukang parkir liar di kuburan TPU Karet Bivak diamankan di Polsek Tanah Abang.

"Pelaku ini tidak mempunyai tempat tinggal menetap dan dikenal sebagai pemeras yang didahului dengan pengancaman pakai senjata tajam. Ia juga tidak segan-segan melukai korban,” papar Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Supriyadi,SH, Rabu (05/12) pagi, dilansir dari laman resmi berita jakarta.

Martono (39), warga Karet Tengsin, Tanah Abang, selaku ayah korban menuturkan sekitar pukul 20.30 WIB, putranya turun dari Bus Transjakarta di halte Bus Way Bendungan Hilir, kemudian berjalan kaki.

Namun, saat turun dari tangga JPO dan baru melangkah beberaoa meter, pelaku sudah mengintai dan tiba-tiba merangkul tubuh korban dari belakang sambil mengancam akan membunuh jika berteriak.

Karena korban takut akan ditikam pisau, bocah berusia 15 tahun itu kemudian merelakan telepon genggam berikut dompetnya dirampas oleh pelaku.

Begitu barang dibawa kabur oleh pelaku, spontan korban langsung berteriak rampok, sehingga mengundang perhatian massa.

Pelaku, yang berusaha kabur dengan membawa sepeda motor bebek sempat diubger oleh warga bersama polisi yang sedang melakukan observasi di lokasi rawan kejahatan.

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap berikut dengan barang buktinya.

Dari tangan AR, polisi menyita sepeda motor Honda Scoppy warna merah yang dipakai saat beraksi. Selain itu, petugas juga menyita HP milik korban, serta pisau lipat yang dipakai oleh pelaku untuk melakukan penodongan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Polisi berhasil mengamankan bandit jalanan bersenjata tajam berinisial AR (22), di Halte Busway Benhil Tanah Abang, Jakarta Pusat Selasa (4/12) malam.

Tersangka belakangan diketahui merupakan tukang parkir liar di kuburan TPU Karet Bivak diamankan di Polsek Tanah Abang.

"Pelaku ini tidak mempunyai tempat tinggal menetap dan dikenal sebagai pemeras yang didahului dengan pengancaman pakai senjata tajam. Ia juga tidak segan-segan melukai korban,” papar Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Supriyadi,SH, Rabu (05/12) pagi, dilansir dari laman resmi berita jakarta.

Martono (39), warga Karet Tengsin, Tanah Abang, selaku ayah korban menuturkan sekitar pukul 20.30 WIB, putranya turun dari Bus Transjakarta di halte Bus Way Bendungan Hilir, kemudian berjalan kaki.

Namun, saat turun dari tangga JPO dan baru melangkah beberaoa meter, pelaku sudah mengintai dan tiba-tiba merangkul tubuh korban dari belakang sambil mengancam akan membunuh jika berteriak.

Karena korban takut akan ditikam pisau, bocah berusia 15 tahun itu kemudian merelakan telepon genggam berikut dompetnya dirampas oleh pelaku.

Begitu barang dibawa kabur oleh pelaku, spontan korban langsung berteriak rampok, sehingga mengundang perhatian massa.

Pelaku, yang berusaha kabur dengan membawa sepeda motor bebek sempat diubger oleh warga bersama polisi yang sedang melakukan observasi di lokasi rawan kejahatan.

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap berikut dengan barang buktinya.

Dari tangan AR, polisi menyita sepeda motor Honda Scoppy warna merah yang dipakai saat beraksi. Selain itu, petugas juga menyita HP milik korban, serta pisau lipat yang dipakai oleh pelaku untuk melakukan penodongan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com