Minggu, 16 Desember 2018 | 00:25 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Usakti ditunjuk jadi koordinator program Citarum Harum

Rabu, 05 Desember 2018 - 10:01 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Istimewa
Sumber foto: Istimewa

Elshinta.com - Universitas Trisakti (Usakti) ditunjuk sebagai koordinator atau penanggungjawab sektor 16 untuk program Citarum Harum yang digagas pemerintah. Sebagaimana tertuang melalui Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Dikti (LLDIKTI) Wilayah III.

Wakil Rektor Bidang Akademik Usakti yang juga bertindak selaku Ketua Koordinator Sektor 16, Asri Nugrahanti mengatakan, bahwa di dalam menjalankan tugas tersebut, Usakti membawahi 56 perguruan tinggi swasta (PTS) khususnya yang ada di Jakarta. "Ini tugas yang tidak mudah karena masing-masing perguruan tinggi punya prioritas dan programnya masing-masing. Tapi kami tentu akan berusaha menjalankan sebaik-baiknya," ujar Asri, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com, Rabu (5/12).

Program Citarum Harum akan berjalan tujuh tahun dan bertahap, mulai 2018 hingga 2025. Tujuannya ialah untuk memulihkan kondisi aliran Sungai Citarum yang sudah tercemar. Pada prinsipnya, keterlibatan Usakti dan juga perguruan tinggi lain dalam program Citarum Harum berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 15/2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

Keppres tersebut kemudian oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman disebarkan wewenang dan tanggung jawab, salah satunya kepada Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang selanjutnya diturunkan kepada LLDIKTI III. "LLDIKTI III menunjuk kami (Usakti) sebagai koordinator mungkin karena kami punya Fakultas Teknik Lingkungan. Ini juga sebetulnya sumbangsih nasional bagi Trisakti karena lintas provinsi," ucapnya.

Asri menjelaskan, Sektor 16 melintasi Sungai Citarum sepanjang 20 km mulai dari Waduk Curug sampai ke Waduk Walahar. Letaknya persis antara Purwakarta-Karawang dan setidaknya ada enam desa di dua kecamatan yaitu Kecamatan Klari dan Kecamatan Ciampel.

Meskipun demikian, menurut Ketua Pelaksana Program KKN Tematik Citarum Harum Sektor 16 Tahun 2018, Endrawati Fatimah, area yang nantinya akan masuk dalam ruang lingkup sosialisasi tidak sebatas di enam desa tersebut. Tetapi menyebar ke desa-desa sekitar. "Tapi sementara fokus kami di enam desa itu. Intinya bagaimana kita bisa mengajak mahasiswa terlibat aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat," tuturnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Universitas Trisakti (Usakti) ditunjuk sebagai koordinator atau penanggungjawab sektor 16 untuk program Citarum Harum yang digagas pemerintah. Sebagaimana tertuang melalui Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Dikti (LLDIKTI) Wilayah III.

Wakil Rektor Bidang Akademik Usakti yang juga bertindak selaku Ketua Koordinator Sektor 16, Asri Nugrahanti mengatakan, bahwa di dalam menjalankan tugas tersebut, Usakti membawahi 56 perguruan tinggi swasta (PTS) khususnya yang ada di Jakarta. "Ini tugas yang tidak mudah karena masing-masing perguruan tinggi punya prioritas dan programnya masing-masing. Tapi kami tentu akan berusaha menjalankan sebaik-baiknya," ujar Asri, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com, Rabu (5/12).

Program Citarum Harum akan berjalan tujuh tahun dan bertahap, mulai 2018 hingga 2025. Tujuannya ialah untuk memulihkan kondisi aliran Sungai Citarum yang sudah tercemar. Pada prinsipnya, keterlibatan Usakti dan juga perguruan tinggi lain dalam program Citarum Harum berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 15/2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

Keppres tersebut kemudian oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman disebarkan wewenang dan tanggung jawab, salah satunya kepada Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang selanjutnya diturunkan kepada LLDIKTI III. "LLDIKTI III menunjuk kami (Usakti) sebagai koordinator mungkin karena kami punya Fakultas Teknik Lingkungan. Ini juga sebetulnya sumbangsih nasional bagi Trisakti karena lintas provinsi," ucapnya.

Asri menjelaskan, Sektor 16 melintasi Sungai Citarum sepanjang 20 km mulai dari Waduk Curug sampai ke Waduk Walahar. Letaknya persis antara Purwakarta-Karawang dan setidaknya ada enam desa di dua kecamatan yaitu Kecamatan Klari dan Kecamatan Ciampel.

Meskipun demikian, menurut Ketua Pelaksana Program KKN Tematik Citarum Harum Sektor 16 Tahun 2018, Endrawati Fatimah, area yang nantinya akan masuk dalam ruang lingkup sosialisasi tidak sebatas di enam desa tersebut. Tetapi menyebar ke desa-desa sekitar. "Tapi sementara fokus kami di enam desa itu. Intinya bagaimana kita bisa mengajak mahasiswa terlibat aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat," tuturnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com